Melihat ramainya pembeli membuat saya tertarik mampir kesini. Waktu masih pagi pukul tujuh, sudah beredar mencari sarapan. Berhubung saya sedang hamil, acara memasak di rumah saat weekend pun sedikit terabaikan karena sedikit membuat badan cepat lelah. Melewati jalan bunga rampai di Rumah Sakit Islam Jakarta Timur kemudian melihat ada penjual soto ayam surabaya di sudut sisi kiri jalan membuat saya dan suami penasaran untuk mencobanya. Tepatnya di sudut jalan, dekat Institut Budi Utomo, Klender, dengan pohon yang rindang. Seperti biasa, saya memesan soto dengan nasi campur untuk dua porsi. Pembelinya lumayan banyak tapi tidak sampai menunggu lama pesanan sudah di atas meja. Sepiring soto ayam khas surabaya jawa timur plus ceker dengan koya sudah di hadapan saya. Melihat sekilas sepertinya enak untuk dimakan. Hehee... Koyanya terbuat dari kelapa yang disangrai bukan seperti koya soto lamongan yang membuat soto menjadi kuning kental. Tidak terasa sesuap demi sesuap ludes juga semangkuk soto. Melirik samping kanan kiri, ternyata ada juga penjual gorengan dan roti goreng di sebelah penjual soto. Tapi saya lebih tertarik ke gorengan yang masih baru ditumpuk oleh penjualnya (hehee...gorengan adalah makanan tidak sehat namun enak dimakan). Yah, masih bisa lah untuk sepotong dua potong untuk masuk ke perut. Harap dimaklumi karena sedang hamil jadi selera makan meningkat *membela diri :). Saat membayar, ternyata harga sotonya cukup murah @6000/mangkuk. Hehee... Boleh deh lain kali mampir ksini lagi... :D
Saturday, October 22, 2011
Home »
Coretan Kecil
,
Food Culinary
,
Jakarta Timur
,
Kaki Lima
,
Kuliner Jawa Timur
» Soto Ayam Surabaya (Ceker) Bunga Rampai, Pondok Kopi, Jakarta Timur






0 komentar:
Post a Comment