Diet Genetik

Kembalikan sistem genetik tubuh anda menjadi anda yang prima dan fit.

Pentingnya menjaga kesehatan

Untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik dan prima.

Kembalikan keceriaan sel muda anda

Dapatkan perubahan genetik untuk hidup yang lebih baik.

Hidup sehat dan bahagia bersama keluarga

Meningkatnya kualitas kesehatan berbanding lurus dengan peningkatan kebahagiaan.

Percayakan Program Diet Anda Kepada Kami

Program TR90 memberikan perubahan nyata bagi tubuh anda dalam 90 hari.

Showing posts with label ASI. Show all posts
Showing posts with label ASI. Show all posts

Wednesday, June 18, 2014

Review Pigeon Breastpump Silent Electric

Pigeon Silent Electric menemani saat Dinas Luar Kantor di Bali

Pada awal memberikan ASIP, saya mendapat kado ini dari teman-teman kantor. *thank you to KLE'ers :*
Saya mulai memompa sejak Khalila usia satu minggu. Karena baru awal, hasil pompa saya cuma sedikit. Hal ini juga dipengaruhi umur bayi yang masih seminggu sehingga produksi ASI masih sedikit. Jadi ingat penjelasan suster bahwa lambung bayi baru lahir itu sebesar kelereng, makin lama menjadi sebesar bola tenis dan semakin lama berkembang menurut usianya. Oleh karena itu, bayi baru lahir bisa bertahan selama 3 hari tanpa mendapat asupan asi karena masih membawa nutrisi pada saat di dalam janin dan lambungnya masih sebesar kelereng.

Akhirnya saya beralih ke pompa manual sampai dengan usia khalila setahun. Tetapi lama kelamaan capek juga kalau pakai pompa manual. Saya memcoba kembali memompa dengan menggunakan pigeon silent electric. Mulai dari mencoba menyamankan diri sebleum memompa, akhirnya saya juga berhasil memproduksi asi melimpah. Padahal sebenarnya karena kebutuhan ASI si anak yang juga sudah banyak. Kelebihannya tangan tidak capek karena setelah usia setahun, pumping menggunakan pompa elektrik lebih menghemat tenaga. hahaha..

Tapi sayang, kekurangannya adalah bawaan cooler bag menjadi berat karena harus membawa mesin pompanya. Dan muncullah ide, mesin pompa saya tinggal di kantor saja. Pada saat pulang ke rumah saya hanya membawa botol ASI dan plastik corongnya, sementara mesin pompanya saya tinggal di kantor. Hehee... Lumayan menghemat bawaan dan simple. Apalagi setelah dikurangi mesin pompa, sparepart yang harus dibawa pulang jadi terhitung sedikit. Yeay, lancar dah acara pumping...

Tuesday, June 10, 2014

Kirim ASIP lewat cargo saat Dinas Luar Kota

Kejadian ini bermula saat saya ditugaskan kantor untuk ke bali beberapa waktu lalu. Cadangan asip yang sekarang menipis membuat khawatir dengan perjalanan dinas ini. Maka saya mulai mencari jasa pengiriman asip, baik cargo, maupun ekspedisi yang bisa mengirimkan asip ini. 

Beberapa nama cargo pesawat udara memang tersedia namun tidak mencantumkan pengiriman asip. Kebetulan salah satu teman merekomendasikan mencari cargo yang sampai pada hari tersebut. Sehingga saya mulai menelepon beberapa kargo. Ada yang menolak mengirimkan asip sampai akhirnya saya menghubungi salah satu kargo yaitu PT Suryagita Nusaraya. Kargo ini bersedia mengirimkan asip sampai pada hari yang sama.

Sesampainya di bali, saya segera menuju daerah kargo di bandara Ngurah Rai Bali. Ternyata kargo tersebut mau menerima ASIP saya namun ada persyaratan yang harus dipenuhi yaitu ASI dikemas atau dipacking menggunakan kayu. Sebelumnya saya diantar ke petugas screening untuk memastikan bahwa ASIP saya tidak melewati mesin X-Ray yang bisa merusak nutrisi ASIP. Pengecekan hanya untuk memastikan bahwa barang kiriman tersebut adalah ASIP. Kargo SN sering melakukan pengiriman obat-obatan maupun vaksin sehingga prosedur tersebut memang harus dilewati.

Biaya pengiriman ASIP dari denpasar ke jakarta adalah 129ribu rupiah. Pengiriman hanya sampai di terminal kargo bandara Soekarno Hatta. Sehingga suami saya harus mengambil malam itu juga jam 22 malam ke daerah kargo. Padahal saya kirimnya jam 3 sore di bandara ngurah rai bali.

PT Suryagita Nusaraya juga ada di Jakarta, Denpasar, Manado, Banjarmasin, Yogyakarta, Palu, Makassar, Tarakan, Surabaya, Gorontalo, Kupang, Mataram.

Pastikan bunda langsung ke daerah kargo di bandara untuk mengirimkan ASIP secara cepat. Khawatirnya sih, kalau ke cabangnya, barang tidak segera diproses.


Thursday, October 3, 2013

Menjaga ASIP saat Mudik Lebaran atau Bepergian Jauh

Cerita ini berawal saat mudik lebaran kemarin. Saya melahirkan anak kedua pada bulan Juni. Berdasarkan pengalaman anak pertama saya Khalila, saya baru menabung asip  pada saat satu bulan sebelum masuk kantor. Untuk anak kedua ini, saya sudah mulai memerah asip sejak satu minggu Rasyid dilahirkan. Alhamdulillah stok asip saya terkumpul lumayan banyak. Sebagian malah bisa diberikan ke si kakak Khalila yang masih berusia 18 bulan. Khalila pun tak menolak diberikan asip lagi walaupun dia maunya kalau asip itu ditaruh di botolnya.

Kakak Khalila

Sampai akhirnya saya berpikir untuk pulang kampung walaupun Rasyid masih berusia satu setengah bulan. Saya menyiapkan keperluan untuk menjaga asip tetap dingin kalau terjadi mati lampu 2-3 jam. Samping kanan dan kiri freezer saya beri es batu untuk menjaga suhu kulkas tetap dingin. Biasanya di rumah kalau mati lampu tidak pernah terlalu lama. Saya pun mengabari tetangga kalau saya mudik saat lebaran dan meminta tolong untuk memberitahu seandainya lampu mati. Saya dan suami pun memutuskan untuk menitipkan rumah kepada petugas keamanan kompleks. Tapi percayalah bunda.. Satu hal yang perlu digaris-bawahi "Koordinasi dengan suami dan berilah penjelasan yang mendetil tentang kondisi rumah kita".

Awalnya mudik berjalan dengan lancar, suami sudah berpesan agar Joni memberi makan ikan di akuarium, menyiram bunga, dan mematikan lampu depan saat siang.

Alhasil, pada saat mudik kembali ke jakarta, suami baru terbayang, "bagaimana jika Joni mematikan lampu dari saklar listrik diluar yang menyebabkan semua aliran listrik mati!".Yaah, kalau benar demikian, pupus sudah harapan stok asip melimpah untuk Rasyid. Bisa dibayangkan kulkas setiap hari mati selama 12 jam, cair beku, cair beku kembali. Padahal Asip itu juga bisa diminum Khalila yang sekarang masih berusia 18 bulan. Hiks..Tapi, hal ini perlu dipastikan lagi ke Joni, bahwa lampu tidak mati.

Keesokan harinya setelah tiba di rumah, suami pun bertanya kepada Joni perihal lampu rumah. Dan ternyata seperti dugaan sebelumnya, Joni mematikan lampu dari saklar listrik diluar rumah karena dia takut untuk masuk rumah! Saya pun langsung shock, sekitar 40an botol asip di freezer sudah tidak bisa disimpan lagi. Pada awalnya saya mencoba menganalisa dari bekuan asip tersebut dan es batu yang saya taruh di samping kanan kiri kulkas. Saya lihat bentuknya tidak begitu berubah dari awal saya menaruhnya disitu. Saya lihat satu persatu bagian dari asip yang tersimpan. Tapi terdapat satu keganjilan, asip dalam botol membentuk gunungan. Yang saya kira itu adalah hasil dari cairnya asip sebagian dan sebagian lagi yang masih beku menyembul ke atas dan asip tersebut beku kembali pada saat joni menyalakan lampu di malam hari. Itu adalah hasil analisa logika ibu menyusui. Hehe...Daripada khawatir, saya pun mencoba icip-icip rasa asip tersebut, dan ternyata rasanya sudah langu dan ga enak. Rasanya eman (*bahasa jawa=sayang) mengetahui asip yang sudah dengan jerih payah saya kumpulkan tiap subuh dan sebelum tidur itu sia-sia.

Rasyid Usia 3 Bulan


Dengan berat hati, saya keluarkan botol-botol asip yang sudah  kadaluarsa tersebut. Dan sekarang yang tersisa semangat pumping kejar tayang karena harus memulai stok asip baru. Yang tersisa cuma sebagian asip dalam gambar saya ini. Ganbatte!

ASIP yang tersisa

Tuesday, July 31, 2012

Breastpump Avent Philips Manual

Dijual Breastpump Avent Philips

Salah satu rekomendasi breastpump yang wajib dimiliki bunda. Review breastpump ini sangat nyaman digunakan karena terdapat silicon massager yang memijat payudara secara efektif dan dapat meningkatkan produksi ASI bunda. Sangat nyaman digunakan dan tidak ribet karena sparepartnya ringan dan sudah BPA free. Sehingga aman untuk bayi yang sedang ASI eksklusif.

Designed for Comfort
Unique active massage cushion for optimum comfort
Being stressed or in a hurry can make it more difficult to release your milk and can affect your milk supply. So feeling comfortable and relaxed really helps. This pump has been designed to increase your comfort when you are pumping.

Patented soft 5-petal massage cushion
The unique active massage cushion is intended to help stimulate natural let-down

Clinically proven results
The gentle-draw vacuum that mimics a baby's natural suckling action gets more milk than a hospital grade double electric pump

Unique system for easy milk storage
Make your life easier by expressing directly into any of the wide range of bottles and storage containers for the fridge or freezer

BPA Free

Made in England

Development Stages: 0-6 months

These products are supplied with Philips Avent 2 year Worldwide Warranty. You must keep your receipt and contact your local Philips Avent customer service.

Harga 550.000



Friday, June 29, 2012

Review Unimom Mezzo Manual

Unimom Mezzo Manual
Langsung aja yah, pertama kali pake breastpump Unimom Mezzo Manual adalah karena rekomendasi dari seorang teman. Selain harganya yang tidak membuat kantong jebol, breastpump ini ternyata tidak kalah dengan merek lain. 
Sebelumnya saya pakai Pigeon Elektrik Breastpump yang merupakan hadiah dari temen kantor. Agak ribet sih ya, bawa mesinnya itu. Dan susahnya lagi, kalau sedang tugas di luar kantor, belum tentu saya bisa mendapat colokan listrik dengan mudah.
Unimom Mezzo Manual saya beli dari browsing beberapa onlenshop dan membandingkan harga satu sama lain (*Dasar udah jadi emak-emak. Hahaha...).
Setelah proses mencari informasi melalui forum breastfeeding maupun visit web unimom, hasil review adalah.
  • Enak dan ga bikin sakit.
  • Fungsi massenger siy ga begitu berasa kayak dipijat tangan sendiri siy, tapi lumayan lah dibandingkan silicone yang ga ada massengernya.
  • Kalau kata temen saya, Unimom Mezzo Manual adalah KW dari Avent Philips Manual, tapi karena saya belum pernah menggunakan Avent jadi saya tidak bisa membandingkan rasanya.
  • Harganya murah 210ribu jika dibandingkan Avent Philips yang seharga 550ribu.
  • Ada sedikit kekurangan, kalau tidak benar-benar pas meganginnya/ada udara yang masuk jadinya ga kepompa deh. Harus dipastikan menempel dengan benar ke payudara dan kedap udara sehingga pemompaan asi lebih maksimal. 
Biasanya dengan menggunakan pompa Pigeon saya mendapat 150-180ml untuk sekali pumping. Dan pakai unimom tidak jauh berbeda sih, cuma kalau payudara lagi penuh bisa dapat 120ml untuk satu payudara. Hehehe... Kalau dulu waktu Khalila umur dua atau tiga bulan, produksi asi sedang banyak-banyaknya bisa sampai 200ml dengan rentang pumping tiga jam an. Gak penting lah itu breastpump baik yang mahal ataupun murah, yang penting hati senang, oksitosin datang, asi pun mengalir lancar. Keep Pumping ya mom...


Semoga bermanfaat...

Wednesday, May 16, 2012

5 Hal Yang Sering Tidak Diketahui Tentang Menyusui

Menyusui bagaikan rintangan melewati hutan belantara. Secara alami tetapi tidak selalu sederhana. Bahkan menyusui dapat menjadi kegiatan yang menantang, membutuhkan kebesaran hati, dan penuh pengalaman yang tak terduga. Berikut adalah hal-hal yang sering didapati pada ibu menyusui:
  1. Peningkatan Hormon Tubuh Secara Intense. Hal ini merupakan perubahan yang signifikan. Perubahan selama hamil seperti tumpukan lemak di perut, jerawat, dan kulit mengelupa mungkin menjadi salah satu hal yang mengganggu. Salah satu hormon yang berpengaruh adalah oksitosin. Hormon ini menyebabkan ASI menjadi "let down reflex" atau berpindah ke bagian depan payudara. Hormon ini juga yang secara kimiawi dirilis di otak ketika seseorang jatuh cinta, menurut Laura Viehmann, yang merupakan asisten profesor pediatri di Brown University dan juru bicara Dokter Anak  di American Academy. Efek lain hormon ini - terutama sesaat setelah bayi lahir - adalah perasaan relaksasi yang mendalam, yang membuat ibu lebih mudah mendapat rasa kantuk. "Hal ini merupakan perasaan kantuk yang sama apabila seseorang selesai makan besar," kata Viehmann. Viehmann menyarankan bagi para ibu baru untuk tidur siang sesaat akan mendapatkan satu sampai dua jam tambahan tidur per hari. Pastikan bayi berada di tempat yang aman saat ibu  tertidur. Namun, tidak semua efek hormonal bersifat positif. Beberapa ibu akan mengalami sensasi tidak nyaman sebelum atau selama naik turunnya hormon ini, seperti perasaan tidak nyaman di perut, lemah, berkeringat, dan bahkan menjadi melankolis. Perasaan ini sering bersifat sementara dan dapat berubah menjadi lebih positif. Tetapi jika ibu khawatir tentang yang dirasakan, atau jika ibu mengalami masalah dengan menyusui, jangan ragu untuk memeriksakannya dengan dokter.
  2. Menyusui Dapat Menurunkan Berat Tubuh. Sebagaimana pertumbuhan bayi baru lahir dari rapuh dengan struktur tulang baru lahir menjadi bayi yang gemuk dan sehat, seorang ibu mungkin mendapati adanya penurunan berat badan. Dengan merawat bayi, maka akan terdapat penurunan beberapa pound lemak tubuh. "Kandungan ASI adalah tinggi lemak, tinggi kalori untuk makanan bayi," kata Robert Wol, profesor kebidanan dan ginekologi di Tufts University. "Dan bayi pada dasarnya mengisap kalori keluar dari tubuh ibu." Oleh karena itu, berat badan ibu menjadi berkurang. Namun hal ini tidak berlaku untuk semua ibu. Beberapa ibu menemukan metabolisme mereka melambat dan tidak mengalami penurunan berat badan. Masih menurut Viehmann, meskipun tidak ada banyak data penelitian di bidang ini. "Salah satu hormon menyusui juga terlibat dalam sistem pencernaan. Untuk beberapa wanita menyusui, hormon ini dapat menjadi lebih efisien, sehingga pada beberapa ibu menyusui tidak memerlukan banyak kalori pengganti menyusui," katanya.
  3. ASI Merembes Keluar. Di minggu-minggu awal setelah persalinan, payudara akan lebih sering basah karena melimpahnya produksi ASI. Hal ini dikarenakan lambung bayi yang masih kecil tidak mampu menampung keseluruhan jumlah produksi ASI. Hal ini diibaratkan seperti alarm internal ibu, ASI bahkan menyemprot keluar bilamana saat diberikan kepada bayi. ASI bahkan juga merembes keluar saat ibu mendengar bayi menangis. Melihat foto, video, atau hanya memikirkan bayi saja ibu telah bisa mendapatkan ASI yang melimpah secara lancar. Sekali lagi, oksitosin merupakan penyebab letdown reflek tersebut. Hal ini merupakan tanda bahwa bayi ibu memiliki cukup makanan yang berlimpah. Sementara itu, seringkali blus yang ibu kenakan bisa saja didapati titik-titik basah yang bisa diatasi dengan menggunakan breastpad. Beberapa wanita, juga mendapati rembesan ini saat sedang menyapih buah hati. Hal ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh meremehkan kekuatan hormon dalam tubuh kita.
  4. Ukuran yang Tidak Sama. Merasa sedikit tidak rata? Ini bukan sekedar imajinasi. Banyak ibu menemukan bahwa salah satu payudara secara konsisten menghasilkan susu lebih dari yang lain. Apabila hal ini dialami, ibu menyusui mendapatkan fakta bahwa ibu memiliki ukuran yang berbeda untuk produksi ASI di setiap sisi payudara. "Manusia tidak simetris," kata Claudia Perry yang merupakan perawat dan konsultan laktasi. "Sama seperti satu kaki bisa lebih besar dari yang lain, satu payudara dapat memproduksi ASI lebih dari yang lain."Hal ini berarti bahwa salah satu payudara lebih produktif mungkin lebih besar serta lebih lengkap. Sekali lagi, hal ini adalah normal. Hal lain yang menyebabkan produksi ASI tidak merata jika ibu menyusui bayi lebih sering di salah satu payudara dibandingkan yang lain. (Payudara ibu yang sering disusukan akan menghasilkan lebih banyak ASI). Tetapi jika ibu memberikan payudara setiap kali sama dan seimbang pada kedua sisi namun tetap menemukan perbedaan dalam produksi ASI, hal ini disebabkan adanya masalah dalam saluran produksi ASI. Ibu menyusui tidak dapat mengubah jumlah saluran produksi yang dimiliki. Payudara akan tetap produktif selama ibu menyusui bayi  dan kemungkinan akan lebih produktif untuk anak kedua dst.
  5. ASI Secara Sempurna Disesuaikan Dengan Kebutuhan Bayi. Bayangkan jika setiap kali anda lapar, anda disuguhkan makanan, lezat memuaskan yang berisi keseimbangan sempurna bergizi dari elektrolit, lemak, dan nutrisi untuk tubuh Anda pada waktu tertentu. Menurut Miriam Labbock, dokter anak dan direktur Menyusui Carolina Global Institute di UNC Sekolah Kesehatan Masyarakat, "ASI yang keluar pertama akan lebih berair (foremilk), sehingga memuaskan rasa haus bayi. Selanjutnya, ASI menjadi lebih kaya jumlah lemaknya (hindmilk)". Pengaturan ini memungkinkan bayi untuk mendapatkan kebutuhan elektrolit-nya  di awal makan dan kebutuhan energinya dipenuhi dengan lemak di sesi akhir. Selain itu, kata Labbock, dengan  dimulai bagian encer lebih dahulu akan lebih mudah bagi bayi. "Hal ini memungkinkan bayi untuk menghindari kerja berat sistem pencernaan," katanya. "Lemak akan keluar setelah foremilk mengalir dengan baik." Hebatnya, ASI memberi bayi persis kebutuhan imunologis juga. "Komponen dari perubahan komposisi ASI tersebut melengkapi antibodi bayi yang rendah pada waktu tertentu," kata Labbock. Inilah sebabnya mengapa menyusui benar-benar dapat menjaga bayi dari sakit. Perubahan komposisi ASI sepanjang hari diikuti dengan komposisi penenang yang dihasilkan pada malam hari saat bayi tidur. Hal ini juga melengkapi kebutuhan gizi tumbuh kembang bayi. Oleh sebab itu ASI adalah makanan yang sempurna bagi bayi. 

Thursday, March 8, 2012

Jaundice


Kuning pada bayi baru lahir atau sering disebut dengan jaundice seringkali membuat orang tua khawatir. Pada saat persalinan Khalila, saya lihat bayi yang terkena jaundice membuat para ibu khawatir. Bayi-bayi tersebut diletakkan dalam sebuah kotak dan disinar biru. Sungguh membuat saya terharu dan prihatin. Alhamdulillah Khalila sehat walaupun sehari sebelum pulang dari rumah sakit kadar bilirubinnya sempat tinggi. Namun keesokan harinya sebelum pulang sudah normal kembali. Saya mengira bahwa kuning yang diderita adalah hepatitis yang seringkali terjadi pada orang dewasa. Ternyata saya salah. Berikut penjelasan jaundice dari buku penuntun calon ibu yang diterbitkan RS St Carolus.
Jaundice bisa terjadi karena dalam proses pertumbuhan pada manusia, akan terjadi pembaharuan sel dari jaringan secara teratur. Demikian pula halnya dengan sel-sel darah merah di dalam tubuh. Pada bayi baru lahir, sel darah merah bertahan selama 70-90 hari, tidak seperti pada anak dan orang dewasa yang dapat bertahan sampai 120 hari. Kemudian sel tersebut dihancurkan dan diganti dengan yang baru. Sisa penghancuran sel yang tidak dipakai kembali akan dibuang dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Salah satu sisa penghancuran dari sel darah disebut bilirubin yang mengandung zat warna kuning dan harus dibuang keluar. Apabila zat tersebut berlebihan dalam darah maka akan masuk ke sel-sel dalam jaringan tubuh termasuk sel-sel kulit, yang menyebabkan kulit berwarna kuning, sehingga bayi sering disebut menderita kuning. Pada keadaan normal, bilirubin biasanya diolah oleh hati menjadi zat yang tidak berbahaya lalu dibuang melalui saluran empedu ke dalam usus, yang dikeluarkan melalui feces (kotoran).
Ada 2 (dua) maca kuning yaitu:
  1. Kuning fisiologik (normal). Biasanya timbul pada hari ketiga atau hari keempat setelah bayi dilahirkan dan umumnya disebabkan karena belum matangnya fungsi hati. Pada keadaan ini jumlah bilirubin belum dalam tingkat yang berbahaya, sehingga kadangkala tidak memerlukan tindakan khusus. Biasanya kuning akan menghilang dengan sendirinya setelah hari kesepuluh.
  2. Kuning patologik (sakit). Timbul 24 jam pertama setelah bayi lahir. Keadaan ini dapat ditemukan pada beberapa penyakit antara lain:
  • Adanya ketidakserasian antara darah ibu dan bayi, yaitu pada bayi yang mempunyai golongan darah A atau B sedang ibu mempunyai golongan darah O. Keadaan ini juga ditemukan pada ibu yang mempunyai golongan darah Rhesus negatif (Rh -) dan melahirkan bayi Rhesus positif (Rh +).
  • Adanya infeksi (sepsis) pada bayi baru lahir.
  • Bayi kekurangan enzim G6PD, yaitu enzim yang mempertahankan hidup dan fungsi sel darah merah.
  • Trauma persalinan yang berakibat pada bayi misalnya pada bayi yang lahir dengan tindakan ekstraksi vacuum.
Bahaya yang dapat terjadi. Bila kadar bilirubin dalam darah terlalu tinggi dapat masuk ke dalam sel saraf dan akan merusak sel tersebut. Tanda-tandanya bayi kurang aktif, tampak lesu, gelisah, dan malas minum.

Tindakan yang dapat dilakukan. 
  1. Bayi dijemur dalam keadaan telanjang di bawah sinar matahari pagi, karena dari spektrum sinar matahari dapat berperan sebagai pengobatan kuning tersebut. Sinar matahari yang paling baik antara pukul 7.00-8.00 sedangkan lamanya penjemuran tiap bayi tidak sama +/- setengah jam. Sebaiknya semua tubuh terkena sinar.
  2. Bayi yang menderita kuning diletakkan di bawah sinar lampu neon khusus yang biasa disebut sinar biru (blue light) yang dinyalakan sepanjang hari (siang-malam)
  3. Apabila kadar bilirubin dalam darah bayi terlalu tinggi, cara 1 dan 2 kadang tidak menolong sehingga perlu dilakukan penggantian darah baru yang tidak mengandung bilirubin. Cara seperti ini disebut Transfusi Darah Ganti atau Exchange Transfusion.
  4. Pemberian cairan/minum yang cukup(terutama ASI).
  5. Hindari obat-obatan tradisional.
Hmm, ternyata ASI juga berperan penting pada bayi yang terkena jaundice. Senang begitu melihat banyak manfaat dari memberikan ASI. :)

Monday, February 27, 2012

Bersalin di RS St Carolus

Tepat sebulan yang lalu, saya melahirkan putri pertama di RS St Carolus Salemba, Jakarta Pusat. Proses persalinan berlangsung lancar dibantu oleh Dr. Royanto Darmaputra. Mulai kontraksi pada jam setengah tiga sore, akhirnya saya langsung meluncur dari rumah saya yang notabene di BSD City menuju RS St. Carolus, Salemba, Jakarta Pusat. Selama perjalanan, hati dag dig dug disertai mulas-mulas ringan setiap 5-10 menit membuat saya sedikit khawatir, ditambah lagi pas sampai tol hujan mulai turun dan macet pula. Beuh, hati semakin tidak tenang. Namun, yang menjadi kekuatan saya adalah doa dan shalawat yang tidak henti saya ucapkan agar persalinan nanti berjalan lancar.
Alhamdulillah, perjalanan 1 jam an lebih berlangsung lancar dan saya masuk kamar bersalin Immanuel pukul setengah 4 sore. Dibantu suster, saya mulai ditimbang, diberi pertanyaan seputar riwayat kesehatan (diselingi mulas yang selalu datang dan semakin teratur) dan air ketuban yang sudah merembes sejak berangkat dari rumah. Saya berganti baju yang berkancing depan dan mulai tidur di tempat bersalin ditemani suami. 
Perlahan tapi pasti, kontraksi semakin terasa dan suster memeriksa pembukaan jalan lahir yang sudah pembukaan lima. Hedeuh, rasanya ingin segera saya keluarkan si kecil saat itu juga. Suami pun akhirnya tidak tahan melihat saya kesakitan, dan menyerah untuk keluar ruangan minta diganti dengan ibu saya yang menemani. Ketika ingat rasa sakitnya, saya baru tahu rasanya menjadi ibu. Saya juga sempat berpikir "kenapa tidak sectio cesarean saja" dan "Ampun dah, cukup sekali ini saja punya anak" Hehehe..
Tidak lama setelah 2 jam kontraksi yang semakin lama semakin menjadi, akhirnya pembukaan penuh pun datang. Siap-siap menyambut si buah hati, semakin saya berdoa dalam hati sambil mengejan minta pertolongan Allah SWT. Dan akhirnya, saat pembukaan lengkap, dibantu dokter dan suster saya berhasil melahirkan ananda dengan selamat dan sehat sesaat sebelum adzan maghrib berkumandang. Sungguh lega dan bahagia bercampur jadi satu begitu mendengar tangisan si kecil. Rasa sakit yang tadinya tidak tertahankan menjadi hilang seketika. 
Proses dilanjutkan dengan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), dan si kecil diletakkan di dada saya. Tidak berapa lama, dia berhasil menyusu ke bundanya ini. Rasa terharu melihat dia bisa menjangkau ASI pertama yang mengandung kolostrum. Setelah dua jam lebih, akhirnya saya dan si kecil berhasil melakukan IMD. Salut kepada RS St Carolus yang membantu melakukan IMD dan pro ASI. 
Selesai persalinan, saya dipindahkan ke kamar dan rawat gabung dengan si kecil. Walaupun sudah disediakan box bayi, saya lebih memilih si kecil tidur bersama saya. Hmm, senangnya setelah penantian sembilan bulan, ini dia putri yang selalu menendang perut bundanya sudah di samping. Selama dirawat, makanan di RS St Carolus terbilang enak, gizi bundanya tercukupi, ASI pun mengalir lancar. :)
Tiga hari dirawat gabung dengan buah hati, kami pun bersiap pulang. Setelah suami melunasi biaya persalinan, yang ternyata masih ada sisa dari deposit awal, yang jumlah seluruh biaya bersalin kurang lebih 5 jutaan :). Dan kami pun pulang membawa buah hati yang semoga kelak menjadi anak sholehah, cerdas, dan membanggakan kedua orang tua. Sebagaimana doa yang kami harapkan diijabah oleh Allah SWT
keluarga sakinah

"Dan orang orang yang berkata: 'Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.'(QS 25:74)"
Aamiiinn...

Thursday, February 23, 2012

Tips Memperlancar dan Memperbanyak ASI (Booster ASI)

Pemberian asi ekslusif (ASIX) bagi bayi sangat diperlukan terlebih disaat ini lebih banyak penelitian yang membuktikan pemberian asix bermanfaat lebih banyak dibandingkan dengan susu formula. Banyak cara yang diwariskan turun temurun untuk memperlancar asi. Berikut saya bagikan tips yang mungkin berguna bagi kita para mommy yang sedang memberikan asix untuk buah hati:
  1. Perawatan payudara saat hamil, Saat hamil, banyak orang tua kita menganjurkan untuk membersihkan puting payudara dengan menggunakan baby oil. Usapkan sedikit baby oil pada kedua puting, biarkan selama +/- 5 menit dan pijat puting dengan ibu jari dan telunjuk dengan gerakan memutar.memelintir puting ke arah dalam untuk meningkatkan elaastisitas otot puting susu. Selanjutnya bersihkan dengan tissue. Pada saat memelintir atau membersihkan dengan tissue akan kita temukan kotoran-kotoran seperti komedo yang nantinya kotoran ini jika tidak dibersihkan akan menyumbat asi yang akan keluar. Lakukan hal ini sedini mungkin kira-kira pada saat kehamilan berusia 7 bulan ke atas. Hal ini berpengaruh bagi keluarnya kolostrum di hari pertama si buah hati, apalagi jika bunda melakukan Inisiasi Menyusu Dini.
  2. Perbanyak makan sayur dan buah saat menyusui. Sayur dan buah memiliki peranan penting dalam proses pencernaan. Banyak jenis sayur dan buah yang kita konsumsi untuk memenuhi nutrisi sehari-hari ibu menyusui. Namun, banyak orang tua kita yang menganjurkan daun katuk untuk memperbanyak produksi asi. Selain daun katuk, daun kelor juga bermanfaat untuk melancarkan asi. Biasanya sih, saya memasak daun kelor ini seperti memasak sayur bayam. Bumbunya cukup bawang putih, bawang merah, bumbu kunci dan sedikit kemangi.
  3. Minum air putih untuk menghindari dehidrasi. Saat menyusui, kebutuhan air dalam tubuh bunda sangat diperlukan untuk mengganti produksi asi yang diberikan pada buah hati. Jika dalam kondisi normal kita butuh 2L air dalam sehari, maka saat menyusui diperlukan lebih banyak cairan.
  4. Melakukan pijat payudara. Bunda bisa melakukan pijat payudara ini 2 (dua) kali sehari atau minimal sehari sekali. Gunanya adalah untuk melancarkan produksi asi, mencegah bendungan pada payudara, dan mencegah payudara bengkak. Banyak referensi di web tentang pijat payudara ini.
  5. Mengurangi tingkat stress pada bunda dengan mencari hiburan yang bisa membuat bunda bahagia seperti shopping, menulis blog, membaca novel, menonton film, dll. Karena dengan hati yang gembira, tubuh bunda akan menghasilkan hormon oksitosin yang memperbanyak produksi asi (tapi jangan lupa tetep kasih asix ke buah hati ya...).
  6. Dukungan orang terdekat juga berpengaruh pada produksi ASIX seperti suami, saudara, dan teman.
  7. Mengkonsumsi nutrisi/suplemen untuk memperbanyak asi. Sudah banyak ditemukan di pasaran produk-produk yang dinyatakan sebagai booster asi seperti susu untuk ibu menyusui, habbatussauda, mama soya, fenugreek, daun katuk, daun bletah(biasanya hanya dikenal di madura), dll. 
Hal-hal tersebut di atas cukup ampuh untuk melancarkan dan memperbanyak asi. Semoga buah hati kita bisa lulus menjadi sarjana ASI ya bunda...
Semoga bermanfaat :)