Diet Genetik

Kembalikan sistem genetik tubuh anda menjadi anda yang prima dan fit.

Pentingnya menjaga kesehatan

Untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik dan prima.

Kembalikan keceriaan sel muda anda

Dapatkan perubahan genetik untuk hidup yang lebih baik.

Hidup sehat dan bahagia bersama keluarga

Meningkatnya kualitas kesehatan berbanding lurus dengan peningkatan kebahagiaan.

Percayakan Program Diet Anda Kepada Kami

Program TR90 memberikan perubahan nyata bagi tubuh anda dalam 90 hari.

Showing posts with label Kisah Hikmah. Show all posts
Showing posts with label Kisah Hikmah. Show all posts

Thursday, February 18, 2021

FOKUS

Ada seorang anak laki-2 yang setiap ibadah.. rajin ke Masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ibunya, 
"Bu mulai hari ini saya tidak mau ke Masjid lagi"

"Lho kenapa?" sahut sang ibu.

"Karena di Masjid saya menemukan orang² yang kelihatannya suci tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain".

Sang ibu pun berpikir sejenak dan berkata, "Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu".

"Apa itu?"

"Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling Masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah".

Si anak pun membawa segelas air berkeliling Masjid dengan hati², hingga tak ada setetes air pun yang jatuh.

Sesampai di rumah sang ibu bertanya, "Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling Masjid?", 

"Sudah".

"Apakah ada yang tumpah?"

"Tidak".

"Apakah di Masjid tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya?".

"Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini", jawab si anak.

"Apakah di Masjid tadi ada orang² yang membicarakan kejelekan orang lain?", tanya sang ibu lagi.

"Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas".

Sang ibu pun tersenyum lalu berkata, "Begitulah hidup anakku, jika kamu FOKUS pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu".

Marilah kita FOKUS pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus bebenah menjadi positif.
*ini nasehat untuk diri saya pribadi agar bisa FOKUS*

Semoga kita semuanya bisa menjadi lebih baik dengan TAAT kepada ALLAH SWT dan Rasulullah SAW, menjadi Hamba ALLAH yang bisa lebih bermanfaat...

 Aamiin ya rabbal alamiin 🤲🏻

Tuesday, February 16, 2021

Kiamat Yang Paling Dekat

*MAU MENINGGAL DENGAN GAYA APA ?*

*Sakaratul Maut, Tulisan Diah Rima Ini Bikin Merinding Sebagai Muslim*

_Sahabat muslim, sungguh tulisan dari Diah Rima di akun Facebooknya pukul 15.23 Wib sangat memotivasi kita untuk terus berjuang menjadi pribadi yang akan meninggal dengan keadaan Husnul Khatimah._

```Berikut kutipan tulisan yang mengunggah jiwa ini:```

*Selama 15 tahun dalam pekerjaan saya di salah satu rumah sakit banyak sekali melihat langsung bagaimana akhir hidup seseorang.*

```Berbagai macam "gaya" dan tingkah ketika kematian itu datang.

Gaya dan tingkah laku kematian mu adalah apa yang biasa kamu lakukan di waktu terdekat kematian mu. Sungguh itu benar adanya.

Pernah suatu saat mengantarkan kepergian salah seorang pasien bergidik dan sedih hati ini. Karena kata terakhir yang diucapkannya adalah uang saya ...uang saya ...!

Beliau dengan paniknya melihat ke bawah tempat tidurnya _ mata nya panik ketakutan dan terus mengatakan selamatkan uang saya. Menangis keluarga mendengarnya, dibisikkan kalimat tauhid. Tetap bilang uang saya selamatkan !! Tak lama meninggal.

(Mungkin ada teman yg ingat kejadian ini, ingat sampai beberapa waktu kita tdk nafsu makan. Krn perasaan takut dan ngeri melihatnya)

Atau pernah mengantarkan kepergian seorang wanita. Beberapa hari sebelum kematiannya. Dia hanya ingin mendengar kidung (lagu² daerah), dia selalu bernyanyi, disetel ayat Alquran, berontak marah suruh ganti lagu kidung (lagu² daerah), sambil bernyanyi. Terkadang tangan nya melambai lambai, ikut menari.

Bergidik, karena kami tahu keadaannya sudah endstate dan seharusnya bukan lagu atau musik tapi beliau hanya mau bernyanyi dan menari. Tak lama meninggal.

(Mungkin ada yang ingat ? memori kita ke masa itu sebagai pelajaran).

Pernah juga seorang mantan PSK yang mempunyai susuk di beberapa titik dirinya. Tersiksa tidak bisa pergi,lama sekali. Jika malam datang terkadang kami pun takut dengan dirinya. Karena ada pantulan cahaya di beberapa titik wajahnya dan aroma mistik kental sekali. Sampai-sampai kami tidak berani jika menanganinya sendirian.

Walau akhirnya meninggal tapi kasihan tersiksa. Semua lubang didalam dirinya keluar kotorannya. Semoga dengan Allah timpakan itu di dunia sebelum kematiannya Allah mengampuni sebagian dosa nya.

Maka pesan saya lepas semua kemusyikan sekarang juga, yang punya jimat atau yang sedang berkompromi dengan dukun orang pintar atau orang bodoh. Cabut lepas semua mohon ampun.```

_Ajal tidak tahu kapan datangnya. Jika masih ada kemusyrikan. Dosanya besar tidak akan diampuni sebelum taubatan nasuha._

```Yang paling mudah, pernah saya melihat pasien dengan down sindrom, sudah usia. Sudah direncanakan pulang kerumah. Subhanallah karena memang tidak punya dosa, secepat itu wafatnya. Ketika itu ada bel, saya datang. Tanya ke pasien ada apa? Dia agak gelisah,tapi ditanya keluhan tidak ada. Saya katakan nanti ya saya ambil tensi dulu. Baru beranjak ke pintu, keluarganya teriak..

Suster adik saya, dilihat sudah tidak respon. Nadi sudah tidak ada, langsung dilakukan RJP oleh tim walau sia-sia karena semudah itu beliau pergi.

Keluarga terlihat sedih tapi bahagia, bahagia bukan karena senang tidak mengurusnya lagi tapi bahagia karenanya yang mudah. Mereka bilang adik saya tidak pernah merepotkan dalam hidupnya. Kematiannya pun betapa dia tidak merepotkan.

Ada juga yang ketika ajalnya sudah dekat. Ada pasien yang minta dipakaikan jilbab dan pakaian menutup aurat lengkap. Dia melihat ada yang datang, dia bilang ada yang datang saya mau aurat saya tertutup. Beberapa jam kemudian wafat.

Dan banyak cerita akhir hidup lain nya. Saya jadi berfikir mau seperti apa akhir hidup saya. Semua pilihan ada pada diri saya. Mau selalu berdzikir atau melantunkan ayat Alquran atau ingin naudzubillah scroling hp ? Atau nonton Drakor atau bernyanyi ? Atau menghitung untung rugi?```

_Semua pilihan akhir hidup saya adalah keputusan saya sendiri utk menjadi baik atau buruks ingin akhir yang baik ... semua ingin juga kan ya? Tapi usaha kita apa._

_Masya Allah. Sebuah nasehat indah sekali buat kita ya sahabat muslim._

```Nabi shallahu ‘al

aihi wa sallam bersabda :

يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ

“Setiap hamba akan dibangkitkan berdasarkan keadaannya ketika  meninggalnya” (HR. Muslim no 2878).

Berkata Al-Munaawi, أَيْ يَمُوْتُ عَلَى مَا عَاشَ عَلَيْهِ وَيُبْعَثُ عَلَى ذَلِكَ 

“Yaitu ia meninggal di atas kehidupan yang biasa ia jalani dan ia dibangkitkan di atas hal itu” (At-Taisiir bi Syarh Al-Jaami’ As-Shogiir 2/859)```
[jwt]

_Mari persiapkan kematian dengan mencari  kebiasaan kebiasaan yang baik. Menolong orang berbuat kebaikan,_ _berbakti kepada orang tua_, _berdakwah, sholat_ 
 _tepat waktu, membaca Al Qur'an,_ _tidur dalam keadaan berwudhu,_ _bersilaturahim dan lain-lain_

_*semoga bermanfaat, silahkan, anda sebarkan, tdk perlu minta izin*_

```tetap semangat, tebarkan kebaikan```

*Wallahu a'lam bishshowab* 🙏🙏🙏

Sunday, January 31, 2021

PENYELAM PENCARI MUTIARA

Seorang penyelam yg diupah untuk mengambil Mutiara di dalam laut, ia dibekali dgn peralatan lengkap dan terutama oksigen dgn jumlah tertentu atau untuk jangka waktu tertentu.

Ketika ia menyelam didapatinya pemandangan yg indah di dalam lautan, ia asyik dan terpesona atas keindahan dasar laut, bercengkerama dgn ikan² hias yg mempesona,

baru...ketika oksigen dalam tabungnya hampir habis, ia tersadar bahwa ia telah lalai akan tugasnya, 

Maka...dgn ter-gesa² mencari mutiara, namun persediaan oksigennya mengharuskannya kembali kepermukaan.

Akhirnya...saat harus mempertanggungjawabkan tugasnya, ia amat menyesalinya, karena ia termasuk orang yg tidak bisa memenuhi keinginan tuannya...

*
Kita hidup didunia, dibekali dgn fasilitas lengkap dari-NYA, dan ingat persediaan "oksigen" kita ada batasnya. 

Namun...banyak orang yg terpesona oleh kesenangan dunia, sehingga lalai mencari "Mutiara".

Jika penyelam tadi tahu akan jatah oksigennya, sedang kita ... tidak pernah tahu kapan "oksigen" kita akan habis isinya.

Jika kita kehabisan oksigen saat mampu meraih "mutiara", beruntunglah kita...

sebaliknya...jika kehabisan oksigennya saat terpesona oleh indahnya dasar samudera, rugilah kita...

Semoga kita mampu memanfaatkan jatah "oksigen" dgn se-baik²-nya, agar memperoleh "mutiara" seperti yg dikehendaki-Nya.

Sahabat...Ayo kita saling mengingatkan untuk bisa memanfaatkan waktu sebaik2nya agar kita kembali penuh kebahagiaan.

Semoga kita termasuk golongan yang beruntung..

Semoga Bermanfaat

KISAH SI TUKANG KAYU

Seorang tukang bangunan yang sudah tua berniat untuk pensiun dari profesi yang sudah ia geluti selama puluhan tahun.

Ia ingin menikmati masa tua bersama istri dan anak cucunya. Ia tahu ia akan kehilangan penghasilan rutinnya namun bagaimanapun tubuh tuanya butuh istirahat. Ia pun menyampaikan rencana tersebut kepada mandornya.

Sang Mandor merasa sedih, sebab ia akan kehilangan salah satu tukang kayu terbaiknya, ahli bangunan yang handal yang ia miliki dalam timnya. Namun ia juga tidak bisa memaksa.

Sebagai permintaan terakhir sebelum tukang kayu tua ini berhenti, sang mandor memintanya untuk sekali lagi membangun sebuah rumah untuk terakhir kalinya.

Dengan berat hati si tukang kayu menyanggupi namun ia berkata karena ia sudah berniat untuk pensiun maka ia akan mengerjakannya tidak dengan segenap hati.

Sang mandor hanya tersenyum dan berkata, “Kerjakanlah dengan yang terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas membangun dengan semua bahan terbaik yang ada.“

Tukang kayu lalu memulai pekerjaan terakhirnya. Ia begitu malas-malasan. Ia asal-asalan membuat rangka bangunan, ia malas mencari, maka ia gunakan bahan-bahan berkualitas rendah. Sayang sekali, ia memilih cara yang buruk untuk mengakhiri karirnya.

Saat rumah itu selesai. Sang mandor datang untuk memeriksa. Saat sang mandor memegang daun pintu depan, ia berbalik dan berkata, “Ini adalah rumahmu, hadiah dariku untukmu!“

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia sangat menyesal. Kalau saja sejak awal ia tahu bahwa ia sedang membangun rumahnya, ia akan
mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya, ia harus tinggal di rumah yang ia bangun dengan asal-asalan.

Wallahu a'lam bish-shawab.