Beberapa hari ini mendadak ingin makan sego kucing (nasi kucing, bahasa jawa) yang ada di jalan teratai putih raya, klender. Dahulu sebelum menikah, saya sering sekali makan sekalian nangkring disini. Letaknya di depan BNI jalan teratai putih. Biasanya saya mampir kesini setelah pulang dari kantor. Setelah menikah dan tinggal di kontrakan di rusun perumnas klender, saya jadi sering mangan sego kucing di atas jam sembilan malam sambil ngobrol ngalor ngidul dengan suami. Lauknya sih biasa saja layaknya penganan sego kucing antara lain, kepala ayam, paru, tahu goreng, tempe goreng, sate ati ampela, sate usus, iso, dll. Nasinya pun sangat sedikit yang sebesar kepalan tangan dibungkus bentuk kerucut dengan sambal di dalamnya. Sambil duduk biasanya kami memesan susu jahe dan jeruk hangat sembari melihat lalu lalang orang. Jadi pengen kesana lagi. Sayang sekali rumah sudah jauh dari jakarta. Mungkin lain kali bisa napak tilas kesana. :)
Showing posts with label Jakarta Timur. Show all posts
Showing posts with label Jakarta Timur. Show all posts
Sunday, May 6, 2012
Sego Kucing
By Grosir Bebenito 8:55:00 PM
Coretan Kecil, Food Culinary, Jakarta Timur, Kaki Lima, My Family No comments
Saturday, October 22, 2011
Rumah Makan Jawa Timur Bu Titiek di Jalan Raden Inten
By Grosir Bebenito 8:29:00 PM
Coretan Kecil, Food Culinary, Jakarta Timur, Kuliner Jawa Timur, Rumah Makan No comments
Masih seputar kuliner jawa timur, kali ini saya mencoba browsing makanan jawa timur di jakarta timur. Setelah berputar-putar di dunia maya. Saya mendapatkan rekomendasi Rumah Makan Jawa Timur di jalan Raden Inten 2. Karena saking ngidamnya saya saat hamil muda ingin makan rujak cingur, saya dan suami pun mencoba mencarinya. Tidak begitu sulit mencari rumah makan ini yang berupa ruko yang disampingnya ada bengkel mobil di deretan jalan raden inten 2. Menu yang disajikan memang khas jawa timur, mulai dari rujak cingur, lontong balap, pecel madiun, hingga lontong kupang pun tersedia (namun saya belum pernah pesan lontong kupang). Harga yang ditawarkan memang standar karena tempatnya juga bukan di kaki lima. Untuk dua orang, biasanya saya membayar 50-60 ribu. Rasanya cukup enak dan sesuai dengan lidah wong jawa timur. Rumah makan ini buka mulai pukul 7 pagi. Boleh deh sekali-kali mencobanya.. :)
Soto Ayam Surabaya (Ceker) Bunga Rampai, Pondok Kopi, Jakarta Timur
By Grosir Bebenito 8:13:00 PM
Coretan Kecil, Food Culinary, Jakarta Timur, Kaki Lima, Kuliner Jawa Timur No comments
Melihat ramainya pembeli membuat saya tertarik mampir kesini. Waktu masih pagi pukul tujuh, sudah beredar mencari sarapan. Berhubung saya sedang hamil, acara memasak di rumah saat weekend pun sedikit terabaikan karena sedikit membuat badan cepat lelah. Melewati jalan bunga rampai di Rumah Sakit Islam Jakarta Timur kemudian melihat ada penjual soto ayam surabaya di sudut sisi kiri jalan membuat saya dan suami penasaran untuk mencobanya. Tepatnya di sudut jalan, dekat Institut Budi Utomo, Klender, dengan pohon yang rindang. Seperti biasa, saya memesan soto dengan nasi campur untuk dua porsi. Pembelinya lumayan banyak tapi tidak sampai menunggu lama pesanan sudah di atas meja. Sepiring soto ayam khas surabaya jawa timur plus ceker dengan koya sudah di hadapan saya. Melihat sekilas sepertinya enak untuk dimakan. Hehee... Koyanya terbuat dari kelapa yang disangrai bukan seperti koya soto lamongan yang membuat soto menjadi kuning kental. Tidak terasa sesuap demi sesuap ludes juga semangkuk soto. Melirik samping kanan kiri, ternyata ada juga penjual gorengan dan roti goreng di sebelah penjual soto. Tapi saya lebih tertarik ke gorengan yang masih baru ditumpuk oleh penjualnya (hehee...gorengan adalah makanan tidak sehat namun enak dimakan). Yah, masih bisa lah untuk sepotong dua potong untuk masuk ke perut. Harap dimaklumi karena sedang hamil jadi selera makan meningkat *membela diri :). Saat membayar, ternyata harga sotonya cukup murah @6000/mangkuk. Hehee... Boleh deh lain kali mampir ksini lagi... :D
Sarapan Rawon Tenda Pak Gendut (kaki lima) Di Jakarta Timur
By Grosir Bebenito 7:48:00 PM
Coretan Kecil, Food Culinary, Jakarta Timur, Kaki Lima, Kuliner Jawa Timur No comments
Biasanya agak susah kalau kita mencari sarapan khususnya masakan khas jawa timur di jakarta. Kebanyakan penjual makanan untuk sarapan tidak jauh dari bubur ayam, nasi uduk, ketupat sayur, nasi kuning. Tiba-tiba kepikiran makanan dari kampung yang sudah lama gak pernah makan yaitu RAWON. Akhirnya jadi pun saya dan suami berkeliling di sepanjang daerah malaka jaya, pondok kopi, bunga rampai dan melewati duren sawit. Di pinggir jalan duren sawit tepatnya setelah lampu merah (seberang bank mandiri) warung makan Tenda Pak Gendut yang menjual salah satu menu yang saya cari yaitu rawon. Kami pun memesan dua porsi rawon (dengan nasi campur, dasar wong jawa timuran ;P) dan minum. Walaupun tempatnya hanya pedagang kaki lima tapi lumayan bersih. Tersedia pula telur asin sebagai pelengkap. Dua piring rawon tersaji dengan kecambah, sambel dan kerupuk udang. Rasanya cukup mengobati rasa rindu makan rawon. Harganya pun 25ribu untuk berdua... Hmm...lumayan untuk pengisi perut di pagi hari.. :)











