Diet Genetik

Kembalikan sistem genetik tubuh anda menjadi anda yang prima dan fit.

Pentingnya menjaga kesehatan

Untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik dan prima.

Kembalikan keceriaan sel muda anda

Dapatkan perubahan genetik untuk hidup yang lebih baik.

Hidup sehat dan bahagia bersama keluarga

Meningkatnya kualitas kesehatan berbanding lurus dengan peningkatan kebahagiaan.

Percayakan Program Diet Anda Kepada Kami

Program TR90 memberikan perubahan nyata bagi tubuh anda dalam 90 hari.

Showing posts with label Bersalin. Show all posts
Showing posts with label Bersalin. Show all posts

Saturday, March 31, 2012

Selamat datang, Sayang....

Khalila at the first time
Akhirnya setelah penantian panjang selama 9 bulan, khalila hadir di tengah keluarga. Kaki-kaki kecil yang biasanya menendang-nendang dalam perut saya telah menyambut dunia.Penantian panjang, rasa cemas, dan campur aduk terbayar sudah. Pada saat melahirkan, melihat si kecil datang dan mengeluarkan tangisan membuat saya terharu. Tidak disangka, saya sudah memiliki anak! Yippie...

Mengingat saat itu, khalila yang baru lahir memiliki penampilan yang unik. Tidak mirip saya maupun suami. Untungnya saya sudah membekali diri dengan berbagai wawasan seputar kehamilan dan persalinan dari banyak artikel, majalah maupun website.

Tanda-tanda umum bayi baru lahir yang perlu diketahui calon bunda sebagaimana dikutip dari majalah ayahbunda :

1. Kulit bayi baru lahir dilapisi bulu halus hitam (lanugo) yang akan lenyap dalam 2 bulan.

2. Warna kulitnya yang kebiruan akan berubah merah jambu ketika ia mulai bernapas.

3. Kebanyakan bayi akan menangis sesaat keluar dari rahim, tapi ada juga yang langsung bernapas secara perlahan. Petugas persalinan akan melakukan tindakan tertentu jika bayi tidak menangis atau bernapas, seperti menggosok halus punggung atau memijat telapak kakinya.

Saat khalila lahir, dia tidak langsung menangis. Ternyata ada tali pusat yang melilit lehernya. Baru setelah itu terdengar tangisan pertamanya yang langsung membuat saya menangis haru karena bahagia.

4. Kepala bayi yang lahir normal akan tampak lebih besar dari tubuhnya. Ini disebut molding. Hal ini terjadi karena bayi berusaha keluar dari jalan lahir. Bentuk kepala yang aneh ini akan kembali normal pada waktu satu minggu.

5. Wajah bayi terlihat datar. Sedangkan telinga, hidung dan pipinya terlihat berkerut. Kerutan dan mungkin juga lecet-lecet akan hilang dalam 24 jam.

6. Sering terjadi, alat kelamin menjadi bengkak, atau mengeluarkan cairan mirip air susu dari putingnya. Pada bayi perempuan, terkadang akan keluar darah dari vagina. Hal ini wajar terjadi akibat pengaruh hormon estrogen yang tinggi dalam darah plasenta selama kehamilan. Kondisi ini akan hilang beberapa pekan kemudian.

Selamat menantikan kehadiran buah hati bagi para calon bunda :)

Published with Blogger-droid v2.0.4

Thursday, March 8, 2012

Jaundice


Kuning pada bayi baru lahir atau sering disebut dengan jaundice seringkali membuat orang tua khawatir. Pada saat persalinan Khalila, saya lihat bayi yang terkena jaundice membuat para ibu khawatir. Bayi-bayi tersebut diletakkan dalam sebuah kotak dan disinar biru. Sungguh membuat saya terharu dan prihatin. Alhamdulillah Khalila sehat walaupun sehari sebelum pulang dari rumah sakit kadar bilirubinnya sempat tinggi. Namun keesokan harinya sebelum pulang sudah normal kembali. Saya mengira bahwa kuning yang diderita adalah hepatitis yang seringkali terjadi pada orang dewasa. Ternyata saya salah. Berikut penjelasan jaundice dari buku penuntun calon ibu yang diterbitkan RS St Carolus.
Jaundice bisa terjadi karena dalam proses pertumbuhan pada manusia, akan terjadi pembaharuan sel dari jaringan secara teratur. Demikian pula halnya dengan sel-sel darah merah di dalam tubuh. Pada bayi baru lahir, sel darah merah bertahan selama 70-90 hari, tidak seperti pada anak dan orang dewasa yang dapat bertahan sampai 120 hari. Kemudian sel tersebut dihancurkan dan diganti dengan yang baru. Sisa penghancuran sel yang tidak dipakai kembali akan dibuang dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Salah satu sisa penghancuran dari sel darah disebut bilirubin yang mengandung zat warna kuning dan harus dibuang keluar. Apabila zat tersebut berlebihan dalam darah maka akan masuk ke sel-sel dalam jaringan tubuh termasuk sel-sel kulit, yang menyebabkan kulit berwarna kuning, sehingga bayi sering disebut menderita kuning. Pada keadaan normal, bilirubin biasanya diolah oleh hati menjadi zat yang tidak berbahaya lalu dibuang melalui saluran empedu ke dalam usus, yang dikeluarkan melalui feces (kotoran).
Ada 2 (dua) maca kuning yaitu:
  1. Kuning fisiologik (normal). Biasanya timbul pada hari ketiga atau hari keempat setelah bayi dilahirkan dan umumnya disebabkan karena belum matangnya fungsi hati. Pada keadaan ini jumlah bilirubin belum dalam tingkat yang berbahaya, sehingga kadangkala tidak memerlukan tindakan khusus. Biasanya kuning akan menghilang dengan sendirinya setelah hari kesepuluh.
  2. Kuning patologik (sakit). Timbul 24 jam pertama setelah bayi lahir. Keadaan ini dapat ditemukan pada beberapa penyakit antara lain:
  • Adanya ketidakserasian antara darah ibu dan bayi, yaitu pada bayi yang mempunyai golongan darah A atau B sedang ibu mempunyai golongan darah O. Keadaan ini juga ditemukan pada ibu yang mempunyai golongan darah Rhesus negatif (Rh -) dan melahirkan bayi Rhesus positif (Rh +).
  • Adanya infeksi (sepsis) pada bayi baru lahir.
  • Bayi kekurangan enzim G6PD, yaitu enzim yang mempertahankan hidup dan fungsi sel darah merah.
  • Trauma persalinan yang berakibat pada bayi misalnya pada bayi yang lahir dengan tindakan ekstraksi vacuum.
Bahaya yang dapat terjadi. Bila kadar bilirubin dalam darah terlalu tinggi dapat masuk ke dalam sel saraf dan akan merusak sel tersebut. Tanda-tandanya bayi kurang aktif, tampak lesu, gelisah, dan malas minum.

Tindakan yang dapat dilakukan. 
  1. Bayi dijemur dalam keadaan telanjang di bawah sinar matahari pagi, karena dari spektrum sinar matahari dapat berperan sebagai pengobatan kuning tersebut. Sinar matahari yang paling baik antara pukul 7.00-8.00 sedangkan lamanya penjemuran tiap bayi tidak sama +/- setengah jam. Sebaiknya semua tubuh terkena sinar.
  2. Bayi yang menderita kuning diletakkan di bawah sinar lampu neon khusus yang biasa disebut sinar biru (blue light) yang dinyalakan sepanjang hari (siang-malam)
  3. Apabila kadar bilirubin dalam darah bayi terlalu tinggi, cara 1 dan 2 kadang tidak menolong sehingga perlu dilakukan penggantian darah baru yang tidak mengandung bilirubin. Cara seperti ini disebut Transfusi Darah Ganti atau Exchange Transfusion.
  4. Pemberian cairan/minum yang cukup(terutama ASI).
  5. Hindari obat-obatan tradisional.
Hmm, ternyata ASI juga berperan penting pada bayi yang terkena jaundice. Senang begitu melihat banyak manfaat dari memberikan ASI. :)

Monday, February 27, 2012

Bersalin di RS St Carolus

Tepat sebulan yang lalu, saya melahirkan putri pertama di RS St Carolus Salemba, Jakarta Pusat. Proses persalinan berlangsung lancar dibantu oleh Dr. Royanto Darmaputra. Mulai kontraksi pada jam setengah tiga sore, akhirnya saya langsung meluncur dari rumah saya yang notabene di BSD City menuju RS St. Carolus, Salemba, Jakarta Pusat. Selama perjalanan, hati dag dig dug disertai mulas-mulas ringan setiap 5-10 menit membuat saya sedikit khawatir, ditambah lagi pas sampai tol hujan mulai turun dan macet pula. Beuh, hati semakin tidak tenang. Namun, yang menjadi kekuatan saya adalah doa dan shalawat yang tidak henti saya ucapkan agar persalinan nanti berjalan lancar.
Alhamdulillah, perjalanan 1 jam an lebih berlangsung lancar dan saya masuk kamar bersalin Immanuel pukul setengah 4 sore. Dibantu suster, saya mulai ditimbang, diberi pertanyaan seputar riwayat kesehatan (diselingi mulas yang selalu datang dan semakin teratur) dan air ketuban yang sudah merembes sejak berangkat dari rumah. Saya berganti baju yang berkancing depan dan mulai tidur di tempat bersalin ditemani suami. 
Perlahan tapi pasti, kontraksi semakin terasa dan suster memeriksa pembukaan jalan lahir yang sudah pembukaan lima. Hedeuh, rasanya ingin segera saya keluarkan si kecil saat itu juga. Suami pun akhirnya tidak tahan melihat saya kesakitan, dan menyerah untuk keluar ruangan minta diganti dengan ibu saya yang menemani. Ketika ingat rasa sakitnya, saya baru tahu rasanya menjadi ibu. Saya juga sempat berpikir "kenapa tidak sectio cesarean saja" dan "Ampun dah, cukup sekali ini saja punya anak" Hehehe..
Tidak lama setelah 2 jam kontraksi yang semakin lama semakin menjadi, akhirnya pembukaan penuh pun datang. Siap-siap menyambut si buah hati, semakin saya berdoa dalam hati sambil mengejan minta pertolongan Allah SWT. Dan akhirnya, saat pembukaan lengkap, dibantu dokter dan suster saya berhasil melahirkan ananda dengan selamat dan sehat sesaat sebelum adzan maghrib berkumandang. Sungguh lega dan bahagia bercampur jadi satu begitu mendengar tangisan si kecil. Rasa sakit yang tadinya tidak tertahankan menjadi hilang seketika. 
Proses dilanjutkan dengan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), dan si kecil diletakkan di dada saya. Tidak berapa lama, dia berhasil menyusu ke bundanya ini. Rasa terharu melihat dia bisa menjangkau ASI pertama yang mengandung kolostrum. Setelah dua jam lebih, akhirnya saya dan si kecil berhasil melakukan IMD. Salut kepada RS St Carolus yang membantu melakukan IMD dan pro ASI. 
Selesai persalinan, saya dipindahkan ke kamar dan rawat gabung dengan si kecil. Walaupun sudah disediakan box bayi, saya lebih memilih si kecil tidur bersama saya. Hmm, senangnya setelah penantian sembilan bulan, ini dia putri yang selalu menendang perut bundanya sudah di samping. Selama dirawat, makanan di RS St Carolus terbilang enak, gizi bundanya tercukupi, ASI pun mengalir lancar. :)
Tiga hari dirawat gabung dengan buah hati, kami pun bersiap pulang. Setelah suami melunasi biaya persalinan, yang ternyata masih ada sisa dari deposit awal, yang jumlah seluruh biaya bersalin kurang lebih 5 jutaan :). Dan kami pun pulang membawa buah hati yang semoga kelak menjadi anak sholehah, cerdas, dan membanggakan kedua orang tua. Sebagaimana doa yang kami harapkan diijabah oleh Allah SWT
keluarga sakinah

"Dan orang orang yang berkata: 'Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.'(QS 25:74)"
Aamiiinn...