Diet Genetik

Kembalikan sistem genetik tubuh anda menjadi anda yang prima dan fit.

Pentingnya menjaga kesehatan

Untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik dan prima.

Kembalikan keceriaan sel muda anda

Dapatkan perubahan genetik untuk hidup yang lebih baik.

Hidup sehat dan bahagia bersama keluarga

Meningkatnya kualitas kesehatan berbanding lurus dengan peningkatan kebahagiaan.

Percayakan Program Diet Anda Kepada Kami

Program TR90 memberikan perubahan nyata bagi tubuh anda dalam 90 hari.

Showing posts with label Breastfeeding. Show all posts
Showing posts with label Breastfeeding. Show all posts

Wednesday, June 18, 2014

Review Pigeon Breastpump Silent Electric

Pigeon Silent Electric menemani saat Dinas Luar Kantor di Bali

Pada awal memberikan ASIP, saya mendapat kado ini dari teman-teman kantor. *thank you to KLE'ers :*
Saya mulai memompa sejak Khalila usia satu minggu. Karena baru awal, hasil pompa saya cuma sedikit. Hal ini juga dipengaruhi umur bayi yang masih seminggu sehingga produksi ASI masih sedikit. Jadi ingat penjelasan suster bahwa lambung bayi baru lahir itu sebesar kelereng, makin lama menjadi sebesar bola tenis dan semakin lama berkembang menurut usianya. Oleh karena itu, bayi baru lahir bisa bertahan selama 3 hari tanpa mendapat asupan asi karena masih membawa nutrisi pada saat di dalam janin dan lambungnya masih sebesar kelereng.

Akhirnya saya beralih ke pompa manual sampai dengan usia khalila setahun. Tetapi lama kelamaan capek juga kalau pakai pompa manual. Saya memcoba kembali memompa dengan menggunakan pigeon silent electric. Mulai dari mencoba menyamankan diri sebleum memompa, akhirnya saya juga berhasil memproduksi asi melimpah. Padahal sebenarnya karena kebutuhan ASI si anak yang juga sudah banyak. Kelebihannya tangan tidak capek karena setelah usia setahun, pumping menggunakan pompa elektrik lebih menghemat tenaga. hahaha..

Tapi sayang, kekurangannya adalah bawaan cooler bag menjadi berat karena harus membawa mesin pompanya. Dan muncullah ide, mesin pompa saya tinggal di kantor saja. Pada saat pulang ke rumah saya hanya membawa botol ASI dan plastik corongnya, sementara mesin pompanya saya tinggal di kantor. Hehee... Lumayan menghemat bawaan dan simple. Apalagi setelah dikurangi mesin pompa, sparepart yang harus dibawa pulang jadi terhitung sedikit. Yeay, lancar dah acara pumping...

Tuesday, June 10, 2014

Kirim ASIP lewat cargo saat Dinas Luar Kota

Kejadian ini bermula saat saya ditugaskan kantor untuk ke bali beberapa waktu lalu. Cadangan asip yang sekarang menipis membuat khawatir dengan perjalanan dinas ini. Maka saya mulai mencari jasa pengiriman asip, baik cargo, maupun ekspedisi yang bisa mengirimkan asip ini. 

Beberapa nama cargo pesawat udara memang tersedia namun tidak mencantumkan pengiriman asip. Kebetulan salah satu teman merekomendasikan mencari cargo yang sampai pada hari tersebut. Sehingga saya mulai menelepon beberapa kargo. Ada yang menolak mengirimkan asip sampai akhirnya saya menghubungi salah satu kargo yaitu PT Suryagita Nusaraya. Kargo ini bersedia mengirimkan asip sampai pada hari yang sama.

Sesampainya di bali, saya segera menuju daerah kargo di bandara Ngurah Rai Bali. Ternyata kargo tersebut mau menerima ASIP saya namun ada persyaratan yang harus dipenuhi yaitu ASI dikemas atau dipacking menggunakan kayu. Sebelumnya saya diantar ke petugas screening untuk memastikan bahwa ASIP saya tidak melewati mesin X-Ray yang bisa merusak nutrisi ASIP. Pengecekan hanya untuk memastikan bahwa barang kiriman tersebut adalah ASIP. Kargo SN sering melakukan pengiriman obat-obatan maupun vaksin sehingga prosedur tersebut memang harus dilewati.

Biaya pengiriman ASIP dari denpasar ke jakarta adalah 129ribu rupiah. Pengiriman hanya sampai di terminal kargo bandara Soekarno Hatta. Sehingga suami saya harus mengambil malam itu juga jam 22 malam ke daerah kargo. Padahal saya kirimnya jam 3 sore di bandara ngurah rai bali.

PT Suryagita Nusaraya juga ada di Jakarta, Denpasar, Manado, Banjarmasin, Yogyakarta, Palu, Makassar, Tarakan, Surabaya, Gorontalo, Kupang, Mataram.

Pastikan bunda langsung ke daerah kargo di bandara untuk mengirimkan ASIP secara cepat. Khawatirnya sih, kalau ke cabangnya, barang tidak segera diproses.


Thursday, October 3, 2013

Menjaga ASIP saat Mudik Lebaran atau Bepergian Jauh

Cerita ini berawal saat mudik lebaran kemarin. Saya melahirkan anak kedua pada bulan Juni. Berdasarkan pengalaman anak pertama saya Khalila, saya baru menabung asip  pada saat satu bulan sebelum masuk kantor. Untuk anak kedua ini, saya sudah mulai memerah asip sejak satu minggu Rasyid dilahirkan. Alhamdulillah stok asip saya terkumpul lumayan banyak. Sebagian malah bisa diberikan ke si kakak Khalila yang masih berusia 18 bulan. Khalila pun tak menolak diberikan asip lagi walaupun dia maunya kalau asip itu ditaruh di botolnya.

Kakak Khalila

Sampai akhirnya saya berpikir untuk pulang kampung walaupun Rasyid masih berusia satu setengah bulan. Saya menyiapkan keperluan untuk menjaga asip tetap dingin kalau terjadi mati lampu 2-3 jam. Samping kanan dan kiri freezer saya beri es batu untuk menjaga suhu kulkas tetap dingin. Biasanya di rumah kalau mati lampu tidak pernah terlalu lama. Saya pun mengabari tetangga kalau saya mudik saat lebaran dan meminta tolong untuk memberitahu seandainya lampu mati. Saya dan suami pun memutuskan untuk menitipkan rumah kepada petugas keamanan kompleks. Tapi percayalah bunda.. Satu hal yang perlu digaris-bawahi "Koordinasi dengan suami dan berilah penjelasan yang mendetil tentang kondisi rumah kita".

Awalnya mudik berjalan dengan lancar, suami sudah berpesan agar Joni memberi makan ikan di akuarium, menyiram bunga, dan mematikan lampu depan saat siang.

Alhasil, pada saat mudik kembali ke jakarta, suami baru terbayang, "bagaimana jika Joni mematikan lampu dari saklar listrik diluar yang menyebabkan semua aliran listrik mati!".Yaah, kalau benar demikian, pupus sudah harapan stok asip melimpah untuk Rasyid. Bisa dibayangkan kulkas setiap hari mati selama 12 jam, cair beku, cair beku kembali. Padahal Asip itu juga bisa diminum Khalila yang sekarang masih berusia 18 bulan. Hiks..Tapi, hal ini perlu dipastikan lagi ke Joni, bahwa lampu tidak mati.

Keesokan harinya setelah tiba di rumah, suami pun bertanya kepada Joni perihal lampu rumah. Dan ternyata seperti dugaan sebelumnya, Joni mematikan lampu dari saklar listrik diluar rumah karena dia takut untuk masuk rumah! Saya pun langsung shock, sekitar 40an botol asip di freezer sudah tidak bisa disimpan lagi. Pada awalnya saya mencoba menganalisa dari bekuan asip tersebut dan es batu yang saya taruh di samping kanan kiri kulkas. Saya lihat bentuknya tidak begitu berubah dari awal saya menaruhnya disitu. Saya lihat satu persatu bagian dari asip yang tersimpan. Tapi terdapat satu keganjilan, asip dalam botol membentuk gunungan. Yang saya kira itu adalah hasil dari cairnya asip sebagian dan sebagian lagi yang masih beku menyembul ke atas dan asip tersebut beku kembali pada saat joni menyalakan lampu di malam hari. Itu adalah hasil analisa logika ibu menyusui. Hehe...Daripada khawatir, saya pun mencoba icip-icip rasa asip tersebut, dan ternyata rasanya sudah langu dan ga enak. Rasanya eman (*bahasa jawa=sayang) mengetahui asip yang sudah dengan jerih payah saya kumpulkan tiap subuh dan sebelum tidur itu sia-sia.

Rasyid Usia 3 Bulan


Dengan berat hati, saya keluarkan botol-botol asip yang sudah  kadaluarsa tersebut. Dan sekarang yang tersisa semangat pumping kejar tayang karena harus memulai stok asip baru. Yang tersisa cuma sebagian asip dalam gambar saya ini. Ganbatte!

ASIP yang tersisa

Tuesday, July 31, 2012

Breastpump Avent Philips Manual

Dijual Breastpump Avent Philips

Salah satu rekomendasi breastpump yang wajib dimiliki bunda. Review breastpump ini sangat nyaman digunakan karena terdapat silicon massager yang memijat payudara secara efektif dan dapat meningkatkan produksi ASI bunda. Sangat nyaman digunakan dan tidak ribet karena sparepartnya ringan dan sudah BPA free. Sehingga aman untuk bayi yang sedang ASI eksklusif.

Designed for Comfort
Unique active massage cushion for optimum comfort
Being stressed or in a hurry can make it more difficult to release your milk and can affect your milk supply. So feeling comfortable and relaxed really helps. This pump has been designed to increase your comfort when you are pumping.

Patented soft 5-petal massage cushion
The unique active massage cushion is intended to help stimulate natural let-down

Clinically proven results
The gentle-draw vacuum that mimics a baby's natural suckling action gets more milk than a hospital grade double electric pump

Unique system for easy milk storage
Make your life easier by expressing directly into any of the wide range of bottles and storage containers for the fridge or freezer

BPA Free

Made in England

Development Stages: 0-6 months

These products are supplied with Philips Avent 2 year Worldwide Warranty. You must keep your receipt and contact your local Philips Avent customer service.

Harga 550.000



Friday, June 29, 2012

Review Unimom Mezzo Manual

Unimom Mezzo Manual
Langsung aja yah, pertama kali pake breastpump Unimom Mezzo Manual adalah karena rekomendasi dari seorang teman. Selain harganya yang tidak membuat kantong jebol, breastpump ini ternyata tidak kalah dengan merek lain. 
Sebelumnya saya pakai Pigeon Elektrik Breastpump yang merupakan hadiah dari temen kantor. Agak ribet sih ya, bawa mesinnya itu. Dan susahnya lagi, kalau sedang tugas di luar kantor, belum tentu saya bisa mendapat colokan listrik dengan mudah.
Unimom Mezzo Manual saya beli dari browsing beberapa onlenshop dan membandingkan harga satu sama lain (*Dasar udah jadi emak-emak. Hahaha...).
Setelah proses mencari informasi melalui forum breastfeeding maupun visit web unimom, hasil review adalah.
  • Enak dan ga bikin sakit.
  • Fungsi massenger siy ga begitu berasa kayak dipijat tangan sendiri siy, tapi lumayan lah dibandingkan silicone yang ga ada massengernya.
  • Kalau kata temen saya, Unimom Mezzo Manual adalah KW dari Avent Philips Manual, tapi karena saya belum pernah menggunakan Avent jadi saya tidak bisa membandingkan rasanya.
  • Harganya murah 210ribu jika dibandingkan Avent Philips yang seharga 550ribu.
  • Ada sedikit kekurangan, kalau tidak benar-benar pas meganginnya/ada udara yang masuk jadinya ga kepompa deh. Harus dipastikan menempel dengan benar ke payudara dan kedap udara sehingga pemompaan asi lebih maksimal. 
Biasanya dengan menggunakan pompa Pigeon saya mendapat 150-180ml untuk sekali pumping. Dan pakai unimom tidak jauh berbeda sih, cuma kalau payudara lagi penuh bisa dapat 120ml untuk satu payudara. Hehehe... Kalau dulu waktu Khalila umur dua atau tiga bulan, produksi asi sedang banyak-banyaknya bisa sampai 200ml dengan rentang pumping tiga jam an. Gak penting lah itu breastpump baik yang mahal ataupun murah, yang penting hati senang, oksitosin datang, asi pun mengalir lancar. Keep Pumping ya mom...


Semoga bermanfaat...