Diet Genetik

Kembalikan sistem genetik tubuh anda menjadi anda yang prima dan fit.

Pentingnya menjaga kesehatan

Untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik dan prima.

Kembalikan keceriaan sel muda anda

Dapatkan perubahan genetik untuk hidup yang lebih baik.

Hidup sehat dan bahagia bersama keluarga

Meningkatnya kualitas kesehatan berbanding lurus dengan peningkatan kebahagiaan.

Percayakan Program Diet Anda Kepada Kami

Program TR90 memberikan perubahan nyata bagi tubuh anda dalam 90 hari.

Showing posts with label Toddler. Show all posts
Showing posts with label Toddler. Show all posts

Monday, January 20, 2014

Tips Singkat Langkah Mudah Memperkenalkan Toilet Training

Pada usia mulai satu tahun, seorang balita sudah siap untuk diperkenalkan pada proses toilet training. Kebanyakan orang tua mulai menganggap toilet training sebagai salah satu proses tumbuh kembang anaknya, yang berarti sejak saat toilet training dimulai, proses mengganti popok akan segera berakhir. Tetapi hanya sedikit orang tua yang menyiapkan akan seberapa lama proses toilet training dilakukan. 

Beberapa anak bisa menguasai proses toilet training dalam beberapa hari, namun pada anak lain dapat memakan waktu hingga beberapa bulan. Secara umum, semakin muda usia anak untuk memulai toilet training maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan. Pada umumnya, seorang anak akan mampu atau siap melakukan toilet training pada umur 18 bulan ke atas.

Orang tua dan anak memiliki kesempatan lebih untuk sukses dalam toilet training jika orang tua memahami unsur pelatihan dan pendekatan yang tepat dalam proses pengenalan toilet training. Dikutip dari Baby Center, berikut tips dasar memperkenalkan toilet training pada anak:
  1. Menilai kesiapan anak dan tentunya orang tua. 
  2. Membeli peralatan yang tepat
  3. Membuat toilet training sebagai suatu rutinitas
  4. Memberi contoh pada anak
  5. Menjelaskan proses toilet training
  6. Membantu mengembangkan kebiasaan/habit
  7. Menyiapkan beberapa celana dalam latihan /training pants
  8. Membantu anak melakukan cara duduk perlahan
  9. Mengenalkan latihan toilet training di malam hari
  10. Yeay : You're done!

Monday, September 9, 2013

Waspada Tanda Anak Lambat Bicara

Perkembangan bahasa anak tumbuh dalam tingkat yang berbeda, tetapi kebanyakan mengikuti batasan waktu secara umum. Jika anak belum menunjukkan perkembangan komunikasi dalam rata-rata anak seusianya, sebaiknya segera meminta pendapat dokter. Itulah yang diungkapkan dalam situs Baby Center.

Hal ini mungkin tidak mengapa, namun jika anak mengalami keterlambatan dalam beberapa cara, mengenali dan mengatasi masalah secara dini menjadi sangat penting untuk perkembangan bahasanya dan kemampuan kognitif lain dalam jangka panjang.

Perlu diingat bahwa batasan perkembangan bahasa menjadi sangat luas, dan mungkin anak akan mengalami beberapa hambatan kecil dalam perjalanan mempelajarinya. Sebagai contoh, anak mungkin akan mengulang beberapa kata diantara kalimat sebagai cara untuk mencari perhatian sebagaimana dia akan mengutarakan pikirannya. Hal ini berbeda dengan "gagap" dalam mengungkapkan kata-kata.

Perlu diingat juga jika bayi terlahir prematur, perkembangannya mungkin tidak sama dengan bayi seusianya dalam hitungan minggu atau bulan. Bayi prematur biasanya akan mengejar ketinggalannya pada usia 2 tahunan.


Kapan butuh bantuan

Sebagaimana aturan umum, percaya pada insting. Jika terdapat sesuatu yang salah, bertanyalah tentang hal tersebut. Bisa dengan browsing maupun meminta pendapat dokter. Setelah semua dilakukan, bunda yang paling mengerti yang terbaik pada anak. Tanda yang harus diwaspadai dan perlu untuk bertanya pada dokter jika anak menunjukkan hal-hal berikut.  

Usia 12 bulan:
  • Tidak mengatakan "mama" atau "dada"
  • Tidak menggunakan gerakan seperti melambaikan tangan, menggeleng, atau menunjuk
  • Tidak berlatih menggunakan beberapa huruf konsonan (misal, seperti p atau b)
  • Tidak mengerti dan memahami kata seperti "tidak" dan "da-da" (*bye-bye)
  • Tidak menunjuk hal-hal menarik seperti burung atau pesawat di angkasa
  • Tidak mengucapkan kata tunggal antara usia 12 dan 15 bulan
  • Tidak mengoceh seolah-olah berbicara
Usia 18 bulan:
  • Tidak menunjuk ke setidaknya satu bagian tubuh ketika ditanya
  • Tidak tahu bagaimana berkomunikasi dengan Anda ketika dia membutuhkan bantuan dengan sesuatu atau menunjuk apa yang dia inginkan
  • Tidak mengatakan setidaknya 6 kata
Antara 19 dan 24 bulan:
  • Tidak memiliki kosakata yang berkembang pesat (sekitar satu kata baru untuk seminggu)
Usia 24 bulan:
  • Tidak merespon petunjuk sederhana
  • Tidak berpura-pura bermain dengan boneka sendiri (seperti menyikat rambutnya atau memberi makan bonekanya)
  • Tidak meniru tindakan atau kata-kata orang lain
  • Tidak dapat menunjukkan gambar yang disebutkan dalam buku
  • Tidak dapat menggabung dua kata bersama-sama
  • Tidak tahu fungsi benda rumah tangga biasa (seperti sikat gigi atau garpu)
Usia 25 bulan:
  • Tidak menggunakan dua sampai empat kata kalimat sederhana
  • Tidak bisa menyebutkan nama beberapa bagian tubuh 
  • Memiliki kesulitan menyelesaikan sajak lagu
  • Tidak mengajukan pertanyaan sederhana
Usia 30 bulan:
  • Tidak dapat dipahami oleh siapapun dalam anggota keluarganya
Usia 36 bulan:
  • Tidak menggunakan kata ganti (saya, kamu, aku)
  • Seringkali tidak dapat dipahami oleh kebanyakan orang lain
Usia 3 tahun:
  • Tidak dapat berbicara dalam frasa singkat
  • Tidak dapat memahami instruksi singkat
  • Tidak memiliki keinginan untuk berinteraksi dengan anak-anak lain
  • Sulit terpisah dari orang tua
  • Jika berbicara tidak jelas
  • Masih sering gagap (sebenarnya memiliki kesulitan  dalam bersuara atau mengucapkan kata) dan menampilkan wajah meringis
Usia 4 tahun:
  • Belum menguasai konsonan yang paling tunggal
  • Tidak memahami konsep "sama" dan "berbeda"
  • Tidak menggunakan kata ganti "aku" dan "kamu" dengan baik