Monday, March 5, 2012

Stripping Cloth Diapers

Setelah dipakai beberapa lama, cloth diapers yang kita miliki untuk buah hati akan berkurang daya serapnya, bocor dan mungkin berwarna kekuningan. Hal ini bisa terjadi walaupun kita sudah melakukan cara perawatan clodi dengan baik selama penggunaannya. Penyebabnya antara lain penumpukan minyak dan residu deterjen dalam kain. Cara mengatasi clodi yang bocor dan berkurang daya serap yaitu dengan melakukkan stripping kain pada clodi. Langkah-langkah stripping clodi antara lain:
  1. Langkah pertama dilakukan dengan mencuci popok kain/clodi seperti biasa. Hal ini penting dilakukan sebelum stripping  karena jika popok kotor saat proses stripping maka akan meninggalkan noda di kain. Cukup cuci popok kain dengan proses mencuci biasa menggunakan air dingin dengan sedikit deterjen, dan bilas seperti biasa.
  2. Langkah kedua adalah cuci clodi (hanya untuk inner seperti insert, soaker, doubler, fitteds, flats, prefolds) dengan mesin cuci dengan setelan air panas (hot wash) tanpa menggunakan detergen. Naikkan pemanas air jika perlu untuk memastikan bahwa air benar-benar panas. Dalam melakukan pencucian dengan hot wash ini pastikan untuk mengubah setting mesin cuci kembali ke awal sesudahnya untuk keselamatan. Namun jika mencuci dengan menggunakan tangan, cukup rendam clodi dalam air panas selama +/- 5 menit atau merebusnya. Catatan: Hal ini tidak berlaku untuk popok yang menggunakan bahan Polyurethane Laminate (PUL) yang bersifat tahan air karena akan merusak kain. Baca instruksi cuci popok kain khusus bunda (terutama dalam hal penggunaan bahan kimia yang tidak diperbolehkan seperti cuka, dll). Jika bunda menggunakan all-in-one atau pocket diapers dengan penutup tahan air (PUL), air yang terlalu panas dapat merusak cover. Bunda dapat menggunakan satu atau dua tetes deterjen cair ke dalamnya. Menggunakan sabun pencuci piring (Dawn *Merek USA atau Sunlight *Untuk Indonesia) dapat membantu mengurangi minyak yang menempel pada kain, namun hal ini tidak diharuskan. Bunda juga bisa menambahkan sedikit baking soda (dengan takaran setengah cup=8 sendok makan) untuk menyerap bau pesing clodi
  3. Langkah ketiga yaitu pastikan untuk melakukan ekstra bilas pada akhir siklus mencuci bunda. Jika diperlukan tambahkan cuka putih pada bilasan akhir untuk menghilangkan semua residu deterjen dari clodi. Setelah clodi kering, semua bau cuka akan hilang dengan sendirinya.
  4. Langkah keempat yaitu bilas, bilas, dan bilas sebanyak mungkin. Cuci clodi melalui proses pembilasan sebanyak mungkin sampai tidak ada busa muncul. Hal ini bisa memakan waktu hingga tiga atau empat siklus pembilasan, atau bahkan lebih jika ada banyak residu deterjen dalam clodi. Petunjuk: untuk mencegah penumpukan deterjen, gunakan seperempat sampai setengah dari deterjen pada pencucian rutin sehari-hari dalam kondisi normal. Clodi akan tetap bersih, tetapi tidak meninggalkan residu pada akhirnya.
  5. Langkah selanjutnya adalah dengan menjemur clodi. Sinar matahari adalah pembunuh kuman dan penghilang noda secara alami. Akan lebih baik lagi menggantung clodi di bawah sinar matahari langsung sampai kering. Jika tidak terdapat sinar matahari yang cukup(mungkin karena hujan)- langkah sebelumnya yaitu proses pencucian lebih penting dilakukan.Mungkin perlu untuk melakukan stripping clodi/popok kain bunda sesering seminggu sekali, atau sedikitnya sebulan sekali tergantung kebutuhan. Jangan sampai clodi (yang terhitung mahal menjadi rusak karena keseringan stripping). Stripping clodi jika diperlukan untuk menjaga daya serap clodi dan membuatnya seperti baru.
Semoga bermanfaat... :) 

0 komentar:

Post a Comment