Diet Genetik

Kembalikan sistem genetik tubuh anda menjadi anda yang prima dan fit.

Pentingnya menjaga kesehatan

Untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik dan prima.

Kembalikan keceriaan sel muda anda

Dapatkan perubahan genetik untuk hidup yang lebih baik.

Hidup sehat dan bahagia bersama keluarga

Meningkatnya kualitas kesehatan berbanding lurus dengan peningkatan kebahagiaan.

Percayakan Program Diet Anda Kepada Kami

Program TR90 memberikan perubahan nyata bagi tubuh anda dalam 90 hari.

Tuesday, May 22, 2012

Mengenal Donor Darah Tali Pusat Bayi

Darah Tali Pusat (cord blood) saat ini berdasarkan hasil penelitian mengandung suatu sel yang berpotensi menyelamatkan nyawa seseorang yang disebut dengan stem cells. Darah Tali Pusat ini berasal dari tali pusat bayi baru lahir dan plasenta. Dikutip dari Baby Center, Stem cells yang terdapat pada tali pusat ini seperti sel induk dari sumsum tulang yang dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti kanker, defisiensi imunitas, gangguan metabolisme, dan kelainan bawaan seperti sickle cell anemia. 


Di negara seperti Amerika Serikat, telah menyerukan adanya Cord Blood Donation bagi pendonor tali pusat. Kegunaan dari adanya donor tali pusat ini untuk penelitian yang akan meningkatkan perawatan kesehatan pasien di masa datang. 

Terdapat dua jenis penyimpanan darah tali pusat di Amerika Serikat yaitu secara publik (melalui organisasi nirlaba di atas) atau secara private di suatu bank tali pusat yang digunakan untuk menyimpan darah tali pusat suatu keluarga untuk kepentingan keluarga tersebut.

The National Marrow Donor Program (NMDP) merupakan salah satu organisasi non profit yang mendorong gerakan donor ini dan telah menjadi salah satu unit donor tali pusat publik terbesar untuk transplantasi di Amerika Serikat. Grup ini telah memfasilitasi lebih dari 4.700 transplantasi darah tali pusat yang tidak berhubungan sejak tahun 2000.

Setelah didaftarkan, donasi dapat diakses oleh dokter transplantasi untuk mengobati pasien yang membutuhkan transplantasi sel induk. Bank darah tali pusat untuk publik akan merahasiakan nama ibu dan bayi untuk melindungi privasi keluarga. Darah tali pusat yang tidak memenuhi persyaratan untuk transplantasi dapat digunakan untuk penelitian medis untuk membantu meningkatkan perawatan di masa depan, atau mungkin dibuang.

Biaya medis untuk mengumpulkan, tes, pembekuan, dan menyimpan satu unit darah tali pusat di bank publik sekitar $ 1.500. Hanya sekitar 200 rumah sakit di Amerika Serikat berkoordinasi dengan bank darah tali pusat publik yang mengumpulkan darah tali pusat untuk disumbangkan.


NMDP menekankan bahwa darah tali pusat bayi baru lahir dari latar belakang etnis dan ras yang beragam sangatlah dibutuhkan. Itu karena jenis jaringan yang diwariskan, dan pasien yang membutuhkan transplantasi sel induk lebih mungkin untuk menemukan unit darah tali cocok dari seseorang dalam ras mereka sendiri atau kelompok etnis. Hal ini terutama menekankan perlunya unit darah tali pusat dari orang-orang dari latar belakang ras dan etnis.

Saya sempat membaca iklan di salah satu media, kalau di Indonesia sudah terdapat beberapa bank darah tali pusat seperti cordlife, stemtech, cellsafe, babybanks dan stemcord. Kalau di Indonesia, khususnya suku jawa, darah tali pusat ini biasanya disimpan di suatu tempat atau dipendam di tanah. Entah apa tujuannya, yang jelas saat kelahiran Khalila pun saya juga melakukannya. Menurut pendapat saya sih, mungkin karena di Amerika tidak terdapat adat yang mengharuskan darah tali pusat untuk dipendam jadinya ya muncul organisasi-organisasi seperti ini. Hmm, kalau di kemudian hari ternyata memang berguna, mungkin tidak ada salahnya untuk menyimpan darah tali pusat di bank tali pusat.


Dikutip dari babycenter.com.

Wednesday, May 16, 2012

5 Hal Yang Sering Tidak Diketahui Tentang Menyusui

Menyusui bagaikan rintangan melewati hutan belantara. Secara alami tetapi tidak selalu sederhana. Bahkan menyusui dapat menjadi kegiatan yang menantang, membutuhkan kebesaran hati, dan penuh pengalaman yang tak terduga. Berikut adalah hal-hal yang sering didapati pada ibu menyusui:
  1. Peningkatan Hormon Tubuh Secara Intense. Hal ini merupakan perubahan yang signifikan. Perubahan selama hamil seperti tumpukan lemak di perut, jerawat, dan kulit mengelupa mungkin menjadi salah satu hal yang mengganggu. Salah satu hormon yang berpengaruh adalah oksitosin. Hormon ini menyebabkan ASI menjadi "let down reflex" atau berpindah ke bagian depan payudara. Hormon ini juga yang secara kimiawi dirilis di otak ketika seseorang jatuh cinta, menurut Laura Viehmann, yang merupakan asisten profesor pediatri di Brown University dan juru bicara Dokter Anak  di American Academy. Efek lain hormon ini - terutama sesaat setelah bayi lahir - adalah perasaan relaksasi yang mendalam, yang membuat ibu lebih mudah mendapat rasa kantuk. "Hal ini merupakan perasaan kantuk yang sama apabila seseorang selesai makan besar," kata Viehmann. Viehmann menyarankan bagi para ibu baru untuk tidur siang sesaat akan mendapatkan satu sampai dua jam tambahan tidur per hari. Pastikan bayi berada di tempat yang aman saat ibu  tertidur. Namun, tidak semua efek hormonal bersifat positif. Beberapa ibu akan mengalami sensasi tidak nyaman sebelum atau selama naik turunnya hormon ini, seperti perasaan tidak nyaman di perut, lemah, berkeringat, dan bahkan menjadi melankolis. Perasaan ini sering bersifat sementara dan dapat berubah menjadi lebih positif. Tetapi jika ibu khawatir tentang yang dirasakan, atau jika ibu mengalami masalah dengan menyusui, jangan ragu untuk memeriksakannya dengan dokter.
  2. Menyusui Dapat Menurunkan Berat Tubuh. Sebagaimana pertumbuhan bayi baru lahir dari rapuh dengan struktur tulang baru lahir menjadi bayi yang gemuk dan sehat, seorang ibu mungkin mendapati adanya penurunan berat badan. Dengan merawat bayi, maka akan terdapat penurunan beberapa pound lemak tubuh. "Kandungan ASI adalah tinggi lemak, tinggi kalori untuk makanan bayi," kata Robert Wol, profesor kebidanan dan ginekologi di Tufts University. "Dan bayi pada dasarnya mengisap kalori keluar dari tubuh ibu." Oleh karena itu, berat badan ibu menjadi berkurang. Namun hal ini tidak berlaku untuk semua ibu. Beberapa ibu menemukan metabolisme mereka melambat dan tidak mengalami penurunan berat badan. Masih menurut Viehmann, meskipun tidak ada banyak data penelitian di bidang ini. "Salah satu hormon menyusui juga terlibat dalam sistem pencernaan. Untuk beberapa wanita menyusui, hormon ini dapat menjadi lebih efisien, sehingga pada beberapa ibu menyusui tidak memerlukan banyak kalori pengganti menyusui," katanya.
  3. ASI Merembes Keluar. Di minggu-minggu awal setelah persalinan, payudara akan lebih sering basah karena melimpahnya produksi ASI. Hal ini dikarenakan lambung bayi yang masih kecil tidak mampu menampung keseluruhan jumlah produksi ASI. Hal ini diibaratkan seperti alarm internal ibu, ASI bahkan menyemprot keluar bilamana saat diberikan kepada bayi. ASI bahkan juga merembes keluar saat ibu mendengar bayi menangis. Melihat foto, video, atau hanya memikirkan bayi saja ibu telah bisa mendapatkan ASI yang melimpah secara lancar. Sekali lagi, oksitosin merupakan penyebab letdown reflek tersebut. Hal ini merupakan tanda bahwa bayi ibu memiliki cukup makanan yang berlimpah. Sementara itu, seringkali blus yang ibu kenakan bisa saja didapati titik-titik basah yang bisa diatasi dengan menggunakan breastpad. Beberapa wanita, juga mendapati rembesan ini saat sedang menyapih buah hati. Hal ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh meremehkan kekuatan hormon dalam tubuh kita.
  4. Ukuran yang Tidak Sama. Merasa sedikit tidak rata? Ini bukan sekedar imajinasi. Banyak ibu menemukan bahwa salah satu payudara secara konsisten menghasilkan susu lebih dari yang lain. Apabila hal ini dialami, ibu menyusui mendapatkan fakta bahwa ibu memiliki ukuran yang berbeda untuk produksi ASI di setiap sisi payudara. "Manusia tidak simetris," kata Claudia Perry yang merupakan perawat dan konsultan laktasi. "Sama seperti satu kaki bisa lebih besar dari yang lain, satu payudara dapat memproduksi ASI lebih dari yang lain."Hal ini berarti bahwa salah satu payudara lebih produktif mungkin lebih besar serta lebih lengkap. Sekali lagi, hal ini adalah normal. Hal lain yang menyebabkan produksi ASI tidak merata jika ibu menyusui bayi lebih sering di salah satu payudara dibandingkan yang lain. (Payudara ibu yang sering disusukan akan menghasilkan lebih banyak ASI). Tetapi jika ibu memberikan payudara setiap kali sama dan seimbang pada kedua sisi namun tetap menemukan perbedaan dalam produksi ASI, hal ini disebabkan adanya masalah dalam saluran produksi ASI. Ibu menyusui tidak dapat mengubah jumlah saluran produksi yang dimiliki. Payudara akan tetap produktif selama ibu menyusui bayi  dan kemungkinan akan lebih produktif untuk anak kedua dst.
  5. ASI Secara Sempurna Disesuaikan Dengan Kebutuhan Bayi. Bayangkan jika setiap kali anda lapar, anda disuguhkan makanan, lezat memuaskan yang berisi keseimbangan sempurna bergizi dari elektrolit, lemak, dan nutrisi untuk tubuh Anda pada waktu tertentu. Menurut Miriam Labbock, dokter anak dan direktur Menyusui Carolina Global Institute di UNC Sekolah Kesehatan Masyarakat, "ASI yang keluar pertama akan lebih berair (foremilk), sehingga memuaskan rasa haus bayi. Selanjutnya, ASI menjadi lebih kaya jumlah lemaknya (hindmilk)". Pengaturan ini memungkinkan bayi untuk mendapatkan kebutuhan elektrolit-nya  di awal makan dan kebutuhan energinya dipenuhi dengan lemak di sesi akhir. Selain itu, kata Labbock, dengan  dimulai bagian encer lebih dahulu akan lebih mudah bagi bayi. "Hal ini memungkinkan bayi untuk menghindari kerja berat sistem pencernaan," katanya. "Lemak akan keluar setelah foremilk mengalir dengan baik." Hebatnya, ASI memberi bayi persis kebutuhan imunologis juga. "Komponen dari perubahan komposisi ASI tersebut melengkapi antibodi bayi yang rendah pada waktu tertentu," kata Labbock. Inilah sebabnya mengapa menyusui benar-benar dapat menjaga bayi dari sakit. Perubahan komposisi ASI sepanjang hari diikuti dengan komposisi penenang yang dihasilkan pada malam hari saat bayi tidur. Hal ini juga melengkapi kebutuhan gizi tumbuh kembang bayi. Oleh sebab itu ASI adalah makanan yang sempurna bagi bayi. 

Saturday, May 12, 2012

Pentingnya Menstimulus Otak Bayi

Enam tahun pertama adalah masa emas perkembangan otak anak. Pada masa ini, sebagai orang tua kita akan melihat perkembangan bayi dari waktu ke waktu. Seringkali sebagai orang tua, kita menetapkan standar tersendiri terkait perkembangan anak, misalnya anak mulai bisa berjalan pada usia satu tahun. Padahal teori semacam itu yang menetapkan bahaw seorang anak akan dapat berjalan pada usia satu tahun adalah semacam jam weker yang dpasang untuk berdering pada usia satu tahun. Dan pada usia satu tahun, orang tua akan bertanya sudah bisa berjalankah anak saya? Apabila belum, maka orang tua akan menganggap bahwa perkembangan sang buah hati lambat dibandingkan dengan teman sebanyanya.

Dikutip dari buku Your Baby is a Genius oleh Glenn Doman dan Janet Doman, otak bayi tumbuh karena digunakan, bukan karena jam weker yang terpasang. Proses pertumbuhan dan perkembangan merupakan produk dari jumlah rangsangan di lingkungan anak. Pertumbuhan otak dapat dipercepat dengan meningkatkan rangsangan pada saat mana pun sepanjang hidup, tetapi terutama pada waktu-waktu saat otak tumbuh paling cepat yaitu dalam enam tahun pertama kehidupan.

Enam tahun pertama itu berharga karena selama waktu itu otak tumbuh dengan rasio yang menakjubkan. Pertumbuhan otak paling mengesankan pada tahun pertama kehidupan.

Tak seorang pun pernah membaca buku, jika ia tidak memiliki buku untuk dibaca.
Tak seorang pun pernah bermain biola, jika ia tidak memiliki biola untuk ia mainkan.
Tak seorang pun pernah berenang, jika ia tidak memiliki tempat untuk berenang.
Tak seorang pun pernah melihat dunia, jika jika ia tak memiliki dunia untuk dilihat.

Otak bayi pun demikian, otak tumbuh karena digunakan, bukan berdasarkan jadwal yang digariskan sebelumnya.  Setiap bayi merupakan produk lingkungannya. Semakian sering bayi diberikan stimulus atau rangsangan maka akan semakin cepat pertumbuhan dan perkembangan otaknya.

Bayi baru lahir yang distimulasi pada saat otaknya berkembang dengan sangat pesat akan memiliki kecepatan perkembangan penglihatan yang sangat luar biasa. Rangsangan harus diberikan dengan sengaja, tidak secara kebetulan. Semakin banyak otak digunakan, semakin banyak tumbuhnya, dan semakin mampulah bayi itu. Pentingnya bayi memperoleh kemampuan untuk melihat dengan lebih cepat bukan semata-mata agar kita dapat mengatakan "Aduh bagusnya, ia tumbuh cepat daripada bayi yang lain yang seusia dengan dia". Hal tersebut tidak berguna untuk bayi. Makna perolehan kemampuan bayi yang sehat untuk melihat secara lebih cepat jauh lebih besar lagi.

Bayi baru lahir yang menerima rangsangan, dan karenanya memperoleh kemampuan  untuk melihat beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan lebih awal, memiliki kesempatan luar biasa untuk melihat apa saja yang berada di sekitarnya selama otaknya tumbuh dengan sedemikian cepat.

Kemampuan visual itu kemudian mengakibatkan pematangan kemampuan lainnya . Begitu ia dapat melihat, ia mulai memahami secara lebih mudah apa yang kita katakan kepadanya. Ketika ia bisa melihat, kebutuhannya untuk bergerak meningkat dengan sangat besar. Akibatnya, ia berusaha kian keras untuk terus saja bergerak. Gerakan itu sekaligus merangsang indera perabanya dan membantu dia mengembangkan penglihatannya lebih lanjut. Peningkatan gerakannya membantu dadanya tumbuh dan akibatnya pernapasannya meningkat. Pernapasan yang lebih baik itu memungkinkan dia menghasilkan suara dengan lebih mudah, sehingga ia dapat mengkomunikasikan kebutuhannya dengan lebih baik. Dengan demikian, dimulailah perkembangan yang menimbulkan kemampuan-kemapuan baru lainnya yang bagus untuk tumbuh kembang bayi.

Sunday, May 6, 2012

Sego Kucing

Beberapa hari ini mendadak ingin makan sego kucing (nasi kucing, bahasa jawa) yang ada di jalan teratai putih raya, klender. Dahulu sebelum menikah, saya sering sekali makan sekalian nangkring disini. Letaknya di depan BNI jalan teratai putih. Biasanya saya mampir kesini setelah pulang dari kantor. Setelah menikah dan tinggal di kontrakan di rusun perumnas klender, saya jadi sering mangan sego kucing di atas jam sembilan malam sambil ngobrol ngalor ngidul dengan suami. Lauknya sih biasa saja layaknya penganan sego kucing antara lain, kepala ayam, paru, tahu goreng, tempe goreng, sate ati ampela, sate usus, iso, dll. Nasinya pun sangat sedikit yang sebesar kepalan tangan dibungkus bentuk kerucut dengan sambal di dalamnya. Sambil duduk biasanya kami memesan susu jahe dan jeruk hangat sembari melihat lalu lalang orang. Jadi pengen kesana lagi. Sayang sekali rumah sudah jauh dari jakarta. Mungkin lain kali bisa napak tilas kesana. :)