Darah Tali Pusat (cord blood) saat ini berdasarkan hasil penelitian mengandung suatu sel yang berpotensi menyelamatkan nyawa seseorang yang disebut dengan stem cells. Darah Tali Pusat ini berasal dari tali pusat bayi baru lahir dan plasenta. Dikutip dari Baby Center, Stem cells yang terdapat pada tali pusat ini seperti sel induk dari sumsum tulang yang dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti kanker, defisiensi imunitas, gangguan metabolisme, dan kelainan bawaan seperti sickle cell anemia.
Di negara seperti Amerika Serikat, telah menyerukan adanya Cord Blood Donation bagi pendonor tali pusat. Kegunaan dari adanya donor tali pusat ini untuk penelitian yang akan meningkatkan perawatan kesehatan pasien di masa datang.
Terdapat dua jenis penyimpanan darah tali pusat di Amerika Serikat yaitu secara publik (melalui organisasi nirlaba di atas) atau secara private di suatu bank tali pusat yang digunakan untuk menyimpan darah tali pusat suatu keluarga untuk kepentingan keluarga tersebut.
The National Marrow Donor Program (NMDP) merupakan salah satu organisasi non profit yang mendorong gerakan donor ini dan telah menjadi salah satu unit donor tali pusat publik terbesar untuk transplantasi di Amerika Serikat. Grup ini telah memfasilitasi lebih dari 4.700 transplantasi darah tali pusat yang tidak berhubungan sejak tahun 2000.
Setelah didaftarkan, donasi dapat diakses oleh dokter transplantasi untuk mengobati pasien yang membutuhkan transplantasi sel induk. Bank darah tali pusat untuk publik akan merahasiakan nama ibu dan bayi untuk melindungi privasi keluarga. Darah tali pusat yang tidak memenuhi persyaratan untuk transplantasi dapat digunakan untuk penelitian medis untuk membantu meningkatkan perawatan di masa depan, atau mungkin dibuang.
Biaya medis untuk mengumpulkan, tes, pembekuan, dan menyimpan satu unit darah tali pusat di bank publik sekitar $ 1.500. Hanya sekitar 200 rumah sakit di Amerika Serikat berkoordinasi dengan bank darah tali pusat publik yang mengumpulkan darah tali pusat untuk disumbangkan.
NMDP menekankan bahwa darah tali pusat bayi baru lahir dari latar belakang etnis dan ras yang beragam sangatlah dibutuhkan. Itu karena jenis jaringan yang diwariskan, dan pasien yang membutuhkan transplantasi sel induk lebih mungkin untuk menemukan unit darah tali cocok dari seseorang dalam ras mereka sendiri atau kelompok etnis. Hal ini terutama menekankan perlunya unit darah tali pusat dari orang-orang dari latar belakang ras dan etnis.
Dikutip dari babycenter.com.
Biaya medis untuk mengumpulkan, tes, pembekuan, dan menyimpan satu unit darah tali pusat di bank publik sekitar $ 1.500. Hanya sekitar 200 rumah sakit di Amerika Serikat berkoordinasi dengan bank darah tali pusat publik yang mengumpulkan darah tali pusat untuk disumbangkan.
NMDP menekankan bahwa darah tali pusat bayi baru lahir dari latar belakang etnis dan ras yang beragam sangatlah dibutuhkan. Itu karena jenis jaringan yang diwariskan, dan pasien yang membutuhkan transplantasi sel induk lebih mungkin untuk menemukan unit darah tali cocok dari seseorang dalam ras mereka sendiri atau kelompok etnis. Hal ini terutama menekankan perlunya unit darah tali pusat dari orang-orang dari latar belakang ras dan etnis.
Saya sempat membaca iklan di salah satu media, kalau di Indonesia sudah terdapat beberapa bank darah tali pusat seperti cordlife, stemtech, cellsafe, babybanks dan stemcord. Kalau di Indonesia, khususnya suku jawa, darah tali pusat ini biasanya disimpan di suatu tempat atau dipendam di tanah. Entah apa tujuannya, yang jelas saat kelahiran Khalila pun saya juga melakukannya. Menurut pendapat saya sih, mungkin karena di Amerika tidak terdapat adat yang mengharuskan darah tali pusat untuk dipendam jadinya ya muncul organisasi-organisasi seperti ini. Hmm, kalau di kemudian hari ternyata memang berguna, mungkin tidak ada salahnya untuk menyimpan darah tali pusat di bank tali pusat.
Dikutip dari babycenter.com.














