Pada usia mulai satu tahun, seorang balita sudah siap untuk diperkenalkan pada proses toilet training. Kebanyakan orang tua mulai menganggap toilet training sebagai salah satu proses tumbuh kembang anaknya, yang berarti sejak saat toilet training dimulai, proses mengganti popok akan segera berakhir. Tetapi hanya sedikit orang tua yang menyiapkan akan seberapa lama proses toilet training dilakukan.
Beberapa anak bisa menguasai proses toilet training dalam beberapa hari, namun pada anak lain dapat memakan waktu hingga beberapa bulan. Secara umum, semakin muda usia anak untuk memulai toilet training maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan. Pada umumnya, seorang anak akan mampu atau siap melakukan toilet training pada umur 18 bulan ke atas.
Orang tua dan anak memiliki kesempatan lebih untuk sukses dalam toilet training jika orang tua memahami unsur pelatihan dan pendekatan yang tepat dalam proses pengenalan toilet training. Dikutip dari Baby Center, berikut tips dasar memperkenalkan toilet training pada anak:
- Menilai kesiapan anak dan tentunya orang tua.
- Membeli peralatan yang tepat
- Membuat toilet training sebagai suatu rutinitas
- Memberi contoh pada anak
- Menjelaskan proses toilet training
- Membantu mengembangkan kebiasaan/habit
- Menyiapkan beberapa celana dalam latihan /training pants
- Membantu anak melakukan cara duduk perlahan
- Mengenalkan latihan toilet training di malam hari
- Yeay : You're done!











