Diet Genetik

Kembalikan sistem genetik tubuh anda menjadi anda yang prima dan fit.

Pentingnya menjaga kesehatan

Untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik dan prima.

Kembalikan keceriaan sel muda anda

Dapatkan perubahan genetik untuk hidup yang lebih baik.

Hidup sehat dan bahagia bersama keluarga

Meningkatnya kualitas kesehatan berbanding lurus dengan peningkatan kebahagiaan.

Percayakan Program Diet Anda Kepada Kami

Program TR90 memberikan perubahan nyata bagi tubuh anda dalam 90 hari.

Tuesday, May 17, 2016

Mencari Kosmetik yang Halal dan Aman

Salah satu hal penting yang tidak bisa dipisahkan dari perempuan adalah kosmetik. Sempat beberapa kali ganti beberapa brand, sekarang saya lebih memilih perawatan wajah yang halal dan aman. Beberapa waktu pakai w*rdah, namun tidak mendapatkan hasil sesuai keinginan. Akhirnya berganti ke salah satu kosmetk merek korea E*ude. Namun lagi-lagi hasil tidak sesuai yang diharapkan.

Salah seorang teman mengajak untuk mencoba Nuskin. Alhamdulillah, setelah kena cacar dan menyebabkan bekas hitam di wajah, saya mulai mencari review produk nuskin. Dan saya memutuskan untuk menggunakan enhancer (baca reviewnya disini).

Awalnya saya tidak begitu tertarik dengan Nu Skin. Namun saham Nu skin telah listed di New York Stok Exchange dengan kode NUS.Aset yang dimiliki 6 triliun dengan total income tahun2012 1,7 miliar dan telah mencetak milionare baru setiap harinya.

Dengan misi kemanusiaan yaitu menciptakan dunia yang lebih baik untuk anak-anak dengan meningkatkan taraf hidup, kebudayaan dan melindungi mereka dari kerusakan lingkungan, Nu skin dengan partner yang powerfull atau berpengalaman dibidang science atau ilmu pengetahuan yaitu Life gen tecnology dan Standford University of madacine, optimis akan memberikan perubahan hidup bagi setiap insan yang tergabung didalamnya baik Anda sendiri, keluarga, dan teman-teman Anda.

Dengan melihat peluang pasar dibidang anti aging dan didukung oleh partner yang berpengalaman serta sumber yang dipatenkan selama 20 tahun untuk bahan dasar produknya, Nu skin yakin sekali kehadirannya akan memberikan perubahan untuk orang-orang disekitarnya.

Prinsip produksinya 6"S" yaitu sourcing mencari sumber yang baik, selection memilih sumber yang baik,structure menyeleksi setiap bahan yang akan diolah,standarization menstadarisasi proses pengolahan dengan quality control yang ketat, safety memastikan sumber dan proses yang dilalui aman, serta substantion yaitu sumber bahan yang berkelanjutan karena dipatenkan selama 20 tahun. Melakukan uji klinis disetiap negara untuk setiap produknya baik beauty care dan supplementnya dengan minimal 50 responden. Telah mendapat ijin halal dari IFANCA (see www.ifanca.or.id) yang merupakan lembaga halal dunia yang berada disetiap negara.

Dengan menangkap peluang pasar global 253 miliar untuk perawatan kulit/anti aging dimana terdapat peluang sebesar 63 miliar di Asia Pasifik, Nu Skin masih membutuhkan banyak partner untuk bergabung. Nu Skin berprinsip trend Anti Aging memiliki chance yang sangat kuat dan luas. 

INFO LEBIH LANJUT
Mika 081234000454 (whatsapp/sms)
BBM 5EB74F1F
ID Nu Skin : ID3213936

Berikut sertifikat halal produk nuskin. Bagi yang berminat untuk mendaftar menjadi member dan mendapatkan manfaatnya, silahkan isi formulir di blog ini (Formulir Pendaftaran Nuskin di panel sebelah kiri). Yuk menjadi cantik dengan kosmetik halal dari nuskin...




Tuesday, May 10, 2016

Review Enhancer Nuskin (Bagian 1)

Dua minggu yang lalu saya abis kena cacar air. Alhamdulillah bekasnya jadi seperti bintang-bintang di langit. Ahaha.. Akibatnya saya mencari-cari obat penghilang bekas cacar. Setelah membaca-baca review, bisa memakai mederma (produk germany) yang harganya per tube 20gr Rp 175.000,- di toko obat langganan di Metro Pasar Baru. Si mbak penjual juga menawarkan saya Aloe Vera Premier Gel dari m-plan seharga RP 180.000,- untuk 75ml. Katanya sih lebih ampuh dan cepet untuk menghilangkan bekas cacar. Dilihat dari kandungannya sih keduanya sama-sama menggunakan Aloe Barbadensis, dll. 
Akhirnya saya beli yang Aloe Vera Premier Gel karena terbujuk rayuan si mba penjualnya. Ahaha... Nanti saya  kasih reviewnya yaa...

Pas nyampe rumah, kebetulan paketan Nuskin juga datang. Yeay, Enhancer Nuskin yang dipesan sebelum liburan kemarin sudah tiba. Pas dilihat kandungannya ternyata ada Aloe Barbadensis juga. Hohoho... Tepatnya ingredient-nya sebagai berikut:

Water (Aqua), Aloe Barbadensis Leaf Juice, Butylene Glycol, Polysorbate 20, Glycerin, Fucus Vesiculosus (Bladderwrack) Extract, Allantoin, Bisabolol, Hyaluronic Acid, Sodium PCA, Panthenol, Triethanolamine, Carbomer, Disodium EDTA, Fragrance (Parfum), Phenoxyethanol, Methylparaben, Propylparaben, Chlorophyllin-Copper Complex.

Nu Skin Enhancer tidak berasa wangi. Alias tidak berbau. Dikemas dalam botol putih polos yang sama dengan produk Nu Skin lainnya dan berisi 100mL. Ketika pertama kali dipencet, yang keluar adalah gel transparan bening dan halus secara keseluruhan.  Aromanya yang terasa benar-benar bagus dan segar. Gel ini mengandung ekstrak lidah buaya, yang berarti bahwa jerawat saya ditenangkan dan berkurang merahnya setelah menggunakan produk ini.


Selain menggunakan enhancer saya juga mengkonsumsi Marine Omega Nuskin untuk penyembuhan dari dalam. Semoga saja bekas cacar ini segera hilang...






Thursday, January 15, 2015

Perjalanan ke Petronas Malaysia Truly Asia (2)

Hari kedua di malaysia, rencananya kami pergi ke petronas dan tempat wisata di sekitarnya untuk mencari oleh-oleh. Karena flightnya jam 4 sore maka kami pun berangkat dari pagi pukul 7 setelah sarapan. Kami menuju stesen PWTC menuju ke KL Sentral. Sebenarnya tujuan kami searah, namun karena saya ingin ke Petronas pagi2 agar tidak kepanasan, makanya jadinya rute MRT nya bolak-balik. Hehe... Kalau searah tujuannya harusnya Pasar Seni - Masjid Jamek - Petronas - KL Sentral -KLIA. Akhirnya kami ke petronas dulu dan sampai pagi2, bahkan mall nya aja belum buka, para SPG masih bersiap untuk membuka lapaknya masing-masing.


Sesampainya di pelataran menara kembar ini, tak disangka saya bertemu dengan teman lama. Dia teman kuliah saya di Universitas Airlangga tapi beda jurusan. Amalia namanya, dia dari Fakultas Ekonomi. Dia sedang tour dengan teman sekantornya dengan naik bus. Sebelumnya dia telah ke Singapura terlebih dahulu. Wah, dunis ternyata sempit yah. Jadi ingat ketika kami dulu sama-sama study tour ke Citeureup Bogor ke pabrik Indocement. Kami ini merupakan mahasiswi-mahasiswi penerima beasiswa indocement. Terima kasih ya Indocement atas support beasiswanya! :)
Kemudian, saya dan suami melanjutkan perjalanan ke masjid Jamek. Masjid yang dibangun tahun 1909 ini merupakan salah satu warisan budaya yang dilindungi UNESCO. Ketika hendak memasuki area masjid, saya kira tertutup untuk umum. Namun ternyata bisa masuk kok. Kami mampir untuk sholat sunnah sebentar dan berfoto. Lokasinya sangat dekat dengan stesen Masjid Jamek.
Setelah dari masjid jamek, kami melanjutkan perjalanan menuju pasar seni (Central Market) untuk mencari oleh-oleh. Lokasinya cukup dekat dari masjid jamek. Kami kesana dengan berjalan kaki kira-kira sepuluh menitan. Di Central Market ini tersedia beragam oleh-oleh mulai dari coklat, cinderamata, makanan khas malaysia, dan berbagai macam kerajinan khas melayu. 
Akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke KL Sentral untuk menuju KLIA. Dan alhamdulillah kami kembali ke negara tercinta dengan selamat. :)

Wednesday, January 7, 2015

Review Sabun Amoorea

Mau review sabun ini yaah...

Amoorea Beauty Bar

Pertama kali dapat info sabun ini dari penawaran yang ada di kartu kredit Bank M*ndiri. Akhirnya mulailah searching review sabun amoorea ini. Ternyata sabun ini dijual secara Multi Level Marketing oleh www.get2life.com.

Awal pemakaian, terasa bau seperti lumpur atau tanah dalam busa sabun ini. Tapi sabun yang berwarna kecoklatan ini menghasilkan busa putih yang mengental. Ukuran sabunnya kecil seperti sabun hotel. Deuh, mahal amat yak 380rb/2 bar. Untungnya untuk pemakaian di muka aja. Katanya sih bisa untuk 2-3 bulan pemakaian untuk sabun sekecil ini (untuk wajah saja).

Saat dipakai, sabunnya dibiarkan dulu hingga meresap kurang lebih 1-3 menit. Yah, lumayan butuh kesabaran ekstra sih. Setelah itu baru deh dibilas. Awal-awal pemakaian, muka terasa lebih bersih/ efek purging dan enteng. Setelah +/- 1 minggu, kulit mulai mengering dan muncul jerawat satu atau dua di wajah. Tapi mukaku yang biasanya ada komedo putih muncul di hidung kl lama tidak pernah facial mulai berkurang bahkan tidak ada. Horee...Tapi proses kulit kering ini berlangsung sekitar 3-5 hari. Tapi saya tidak pakai pelembab lagi, saya biarkan saja, paling kalau terlalu kering saya usap dengan air aqua. Hehehe

Jreng-jreng setelah pemakaian 3 minggu - 4 minggu mulai kelihatan hasilnya. Muka jadi cerah dan kinclong seperti perawatan padahal saya tidak pakai bedak ataupun pelembab lagi. Yippiee...lumayan deh menghemat waktu dandan. *Padahal ga pernah dandan *Maaf tidak pasang foto setelah pemakaian untuk menghindari fitnah karena penulis muslimah.

Oh iya, bahan-bahan yang terkandung di dalam amoorea beauty bar ini sudah diuji BPOM loh dan aman untuk ibu menyusui, ibu hamil dan anak-anak. Dan yang penting kandungannya herbal, insya Allah halal dan aman untuk para muslimah.

Tuesday, December 16, 2014

Perjalanan ke Malaka Malaysia Truly Asia (1)

Episode liburan kali ini adalah safar terjauh yang pernah saya jalani. Soalnya saya juga belum pernah umroh ataupun naik haji. Hehee.. Ceritanya ngikut teman-teman kantor pergi ke negara tetangga yaitu malaysia. Yaah, namanya juga liburan murah, masa' mau ke eropa, ya jelas ngga mungkin lah yaa...

Tujuan awal kesini adalah menuju Malaka. Kami baru tiba jumat malam hari, dan setelah itu langsung menuju Hotel Kita yang berlokasi di Chowkit.


Pagi harinya kami mencari sarapan di sekitar jalan di chowkit. Kami memutuskan pergi ke dekat Hotel Seri Pan Pacific, disana ada Bandar Selera (Bahasa Indonesia : Food Court). Hampir kebanyakan penjual disana orang indonesia. Bahkan suami saya sempat ngobrol dengan salah satu penjual yang ternyata berasal dari Kediri. Hehehe



Setelah sarapan, kami pergi menuju Stasiun Chowkit untuk naik MRT menuju KL Sentral. Dari Kl Sentral rencananya kami akan pilih transportasi menuju Terminal Bersepadu Selatan (TBS). TBS ini merupakan terminal bus termasuk bus menuju Malaka tersedia di terminal ini. Terminalnya seperti bandara euy. Sudah ada layar notifikasi besar yang menunjukkan keberangkatan bus-bus dari terminal ini.





Perjalanan ke Malaka sekitar 2 jam dengan biaya RM 10 atau sekitar 30ribu. Di tiket busnya sudah tertera tempat duduk masing-masing penumpang. Dan sekali bus ini berjalan, maka dia tidak akan menaikkan atau menurunkan penumpang kecuali di tempat yang telah disediakan. Jauh ya dengan negara kita. Jalanan yang dilewati hanya tol dan tanpa macet, sehingga kami tertidur hingga tiba di tempat tujuan.




Sampailah kita di terminal Sentral Malaka. Disini tidak sebagus TBS namun cukup rapi dan tertata. Di dalam terminal juga terdapat warung makan dan toko yang menjual baju maupun boneka seperti di kebanyakan terminal. Kami pun memilih bus yang mengantar kami ke daerah Jonker Walk. Biaya bus ini hanya RM 1,5 untuk seorang.



Sebenarnya di daerah ini kebanyakan adalah daerah pecinan dan india. Berjajar toko-toko yang menjual mulai aksesoris, baju, cinderamata, makanan kecil, dll. Setiap malam minggu terdapat pasar malam yang menjual beraneka ragam kuliner. Di sekitar Jonker Walk, terdapat beberapa musium yang bisa kita kunjungi pada siang hari, seperti muzium prangko, muzium Samudera, pintu gerbang santiago, istana kesultanan Melaka, ada juga Mall Dataran Pahlawan. Kalau tidak mau repot jalan kaki, kita bisa menyewa becak hias yang banyak tersedia dengan harga RM 40 untuk berputar-putar selama satu jam.

Christ Church Melaka


Jonker Walk

Masjid Kampung Kling

Jonker Walk

Becak Hias

muzium Samudera

pintu gerbang santiago

Istana Kesultanan Melaka

Dataran Merdeka

Sungai Melaka
Setelah lelah berjalan-jalan sampai sore, kami berpisah dengan rombongan teman-teman karena saya dan suami sudah terlanjur booking hotel Kita untuk dua malam. Kami pun kembali ke Sentral Malaka menggunakan taxi dengan biaya RM 20. Kami kembali naik bis ke TBS dan lanjut naik MRT turun di Stesen PWTC lalu kemudian jalan kaki menuju hotel.

Bersambung...