Diet Genetik

Kembalikan sistem genetik tubuh anda menjadi anda yang prima dan fit.

Pentingnya menjaga kesehatan

Untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik dan prima.

Kembalikan keceriaan sel muda anda

Dapatkan perubahan genetik untuk hidup yang lebih baik.

Hidup sehat dan bahagia bersama keluarga

Meningkatnya kualitas kesehatan berbanding lurus dengan peningkatan kebahagiaan.

Percayakan Program Diet Anda Kepada Kami

Program TR90 memberikan perubahan nyata bagi tubuh anda dalam 90 hari.

Sunday, January 31, 2021

PENYELAM PENCARI MUTIARA

Seorang penyelam yg diupah untuk mengambil Mutiara di dalam laut, ia dibekali dgn peralatan lengkap dan terutama oksigen dgn jumlah tertentu atau untuk jangka waktu tertentu.

Ketika ia menyelam didapatinya pemandangan yg indah di dalam lautan, ia asyik dan terpesona atas keindahan dasar laut, bercengkerama dgn ikan² hias yg mempesona,

baru...ketika oksigen dalam tabungnya hampir habis, ia tersadar bahwa ia telah lalai akan tugasnya, 

Maka...dgn ter-gesa² mencari mutiara, namun persediaan oksigennya mengharuskannya kembali kepermukaan.

Akhirnya...saat harus mempertanggungjawabkan tugasnya, ia amat menyesalinya, karena ia termasuk orang yg tidak bisa memenuhi keinginan tuannya...

*
Kita hidup didunia, dibekali dgn fasilitas lengkap dari-NYA, dan ingat persediaan "oksigen" kita ada batasnya. 

Namun...banyak orang yg terpesona oleh kesenangan dunia, sehingga lalai mencari "Mutiara".

Jika penyelam tadi tahu akan jatah oksigennya, sedang kita ... tidak pernah tahu kapan "oksigen" kita akan habis isinya.

Jika kita kehabisan oksigen saat mampu meraih "mutiara", beruntunglah kita...

sebaliknya...jika kehabisan oksigennya saat terpesona oleh indahnya dasar samudera, rugilah kita...

Semoga kita mampu memanfaatkan jatah "oksigen" dgn se-baik²-nya, agar memperoleh "mutiara" seperti yg dikehendaki-Nya.

Sahabat...Ayo kita saling mengingatkan untuk bisa memanfaatkan waktu sebaik2nya agar kita kembali penuh kebahagiaan.

Semoga kita termasuk golongan yang beruntung..

Semoga Bermanfaat

KISAH SI TUKANG KAYU

Seorang tukang bangunan yang sudah tua berniat untuk pensiun dari profesi yang sudah ia geluti selama puluhan tahun.

Ia ingin menikmati masa tua bersama istri dan anak cucunya. Ia tahu ia akan kehilangan penghasilan rutinnya namun bagaimanapun tubuh tuanya butuh istirahat. Ia pun menyampaikan rencana tersebut kepada mandornya.

Sang Mandor merasa sedih, sebab ia akan kehilangan salah satu tukang kayu terbaiknya, ahli bangunan yang handal yang ia miliki dalam timnya. Namun ia juga tidak bisa memaksa.

Sebagai permintaan terakhir sebelum tukang kayu tua ini berhenti, sang mandor memintanya untuk sekali lagi membangun sebuah rumah untuk terakhir kalinya.

Dengan berat hati si tukang kayu menyanggupi namun ia berkata karena ia sudah berniat untuk pensiun maka ia akan mengerjakannya tidak dengan segenap hati.

Sang mandor hanya tersenyum dan berkata, “Kerjakanlah dengan yang terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas membangun dengan semua bahan terbaik yang ada.“

Tukang kayu lalu memulai pekerjaan terakhirnya. Ia begitu malas-malasan. Ia asal-asalan membuat rangka bangunan, ia malas mencari, maka ia gunakan bahan-bahan berkualitas rendah. Sayang sekali, ia memilih cara yang buruk untuk mengakhiri karirnya.

Saat rumah itu selesai. Sang mandor datang untuk memeriksa. Saat sang mandor memegang daun pintu depan, ia berbalik dan berkata, “Ini adalah rumahmu, hadiah dariku untukmu!“

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia sangat menyesal. Kalau saja sejak awal ia tahu bahwa ia sedang membangun rumahnya, ia akan
mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya, ia harus tinggal di rumah yang ia bangun dengan asal-asalan.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Saturday, January 30, 2021

Adab Penuntut Ilmu

Adab yang harus dimiliki penuntut ilmu yaitu antara lain:

1. Muroqobatullah, selalu merasa seakan-akan selalu dilihat Allah. Allah selalu menyaksikan, tidak pernah tidur, Allah itu tahu, tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah

2. Ikhlas. Tumbuh rasa tsiqqoh (yakin) sama murobbi. Yaitu tsiqqoh untuk diatur. Islam itu adalah agama yang sangat mengedepankan keteraturan. karena keindahan akan terbentuk dari sebuah keteraturan. Misalnya galaksi bimasaksi, tidak teratur, peredaran planet tidak sesuai orbitnya. Maka apa yang akan terjadi? Makan akan terjadi tabrakan, benturan, kiamat. Contoh lain, saat orang sedang tawaf di ka'bah, semuanya satu ritme, tidak ada yang berhenti. Kalau kita tidak membiasakan diri kita dengan peraturan2, kita tidak bisa terbentuk menjadi sosok yang cantik di hadapan Allah. Keteraturan bisa dirasakan oleh diri kita dan orang lain. Parameter ikhlas adalah kita tsiqqoh atau mau diatur.

3. Komitmen dengan ibadah-ibadah sya'airiyyah, yaitu ibadah yang menunjang dalam pembinaan liqoat. Karena kita tanpa ibadah sya'airiyyah menjadi lemah, agar kita terjaga ibadah2 wajib kita. kita mulai dari sholat, tilawah, shaum, infaq, sedekah sampai hal-hal yang bersifat penunjang seperti one hadist one ayat.  Sahabat selingkaran bisa saling mengingatkan, hal ini merupakan bentuk tanggung jawab kepada diri sendiri dan kepada Allah, bukan kepada murobbi. Juga kebutuhan akal kta seperti membaca buku.

4. Bersemangat untuk selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas ilmunya. Kualitas itu berarti ragam, meningkat ilmunya. seseorang yang beruntung adalah seorang yang selalu lebih baik setiap hari. Kalau liqoat, ilmu kita harus menambah. Kl kita sudah komitmen liqo sabtu, maka kita komitmen harus liqo setiap sabtu. Jadi hati2 kalau kita sudah punya komitmen walau halus dalam hati, Allah akan uji komitmen kita. misalnya komitmen sabar, baru aja komitmen, malah anak2 tambah makin macem2 tingkahnya. Ketika hati kita berbisik halus (bahkan ga ada yang denger), ya Allah aku ingin liqo setiap pekan, saling membantu teman yg sedang sakit, seperti kemarin, itu bener ga. 
Tingkatin secara kuantitas, yaitu kehadiran/presensi. Hal ini berbanding lurus dengan bertambahnya ilmu. Hal ini menentukan, sampai seberapa tangguh kita menghadapi ujian Allah. Kalau ujian kecil kita tidak bisa menghadapi masalah berikutnya. Fokus pada pertolongan Allah/solusi Allah. Kalau Allah sudah memberikan solusi, maka bersyukur. Kosongkan hati, kosongkan gelas, rendah hati, positif thinking.

5. Tidak sungkan belajar dari siapa aja termasuk dari yang lebih rendah derajatnya.
Bisa jadi murobiyah adalah seseorang yang lebih rendah dari kita. Kita harus belajar dari semua orang, bukan orang itu yang harus lebih tinggi. Demi menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Seorang muslim harus berdakwah walaupun hanya satu ayat. sampaikan apa yang kita paham. Seperti pada ritual haji, saat haji seorang tidak kelihatan, apakah dia direktur, manajer, tukang tahu atau tukang semir sepatu. 

6. Senantiasa berlatih untuk memberi yang terbaik. 
Fastabiqul khoirot. Jangan malu mengusulkan yang baik, dipertimbangkan sama2. Saling menghidupkan, saling memberi saran. Tidak merasa saran kita yang paling bagus, paling bener. 




Saturday, January 16, 2021

Al Quran

Paradigma melihat Al Quran tidak secara keseluruhan, misalnya Al Quran hanya dibutuhkan untuk orang sakit. Ketika sakit tubuh melemah, baru dekat dengan Al Quran. Keluarganya membaca Al Quran. Al Quran dibaca untuk mendapatkan pahala. Maka kita perlu mengenal Al Quran Lebih dalam.
Takriful Quran 
Definisi Al Quran : berasal dari bentuk masdar (kata dasar) Qoroa Yaqrou Qiroatul Wa Quranan.
Yaitu himpunan huruf huruf dan satu kata yang menjadi satu ayat. 

Selain itu menurut ulama, Al Quran dari kata Qoroa yang berarti membaca.

Makna Al Quran secara istilah merupakan firman Allah yang menjadi mukjizat abadi kepada Rasulullah yang tidak mungkin bisa ditandingi oleh manusia, .

Ali Bin Abi Thalib berkata, akan terjadi kekacauan, bencana. Bagaimana kekacauan terjadi ya rasulullah? 

Al Quran sumber kehidupan sebagai umat muslim. Ada seorang hafidz quran, Muhammad Husein Ali Taba Tabai, umur 5 tahun, dianugerahi doktor causa dari inggris. Uniknya semua yang dikatakan adalah ayat Al Quran.

NAMA NAMA AL QURAN
1. Al Quran ; Bacaan.
2. Al Kitab : Wahyu yang tertulis. Al Quran tertulis dalam mushaf dan lekat dalam hati.
3. Al Huda : Petunjuk (2:2, 2:185)
4. Rahmah ; Rahmat atau kasih sayang terutama bagi orang2 yang beriman (17:82)
5. Nur : Al Quran sebagai penerang atau cahaya yang menerangi hidup kita. (5:15 sd 16)
6. Asy Syifa : Penyembuh ( 10:57)
7. Al Haq : Kebenaran (2:147)
8. Al Bayat ; Penjelasan/Penerangan (3:138, 2:185)
9. Al Mauidzhoh : Pelajaran/nasihat 3:138
10. Al Dhikr : Mengingatkan (15:9)
11. Naba : Berita (16:89)

FUNGSI DAN KEDUDUKAN AL QURAN
Selain sebagai Kitab/petunjuk, al Quran juga mempunyai fungsi:
1. Kitab Berita/An Naba wal Akhbar 78:1=2 
2. Kitab Hukum dan Aturan ( Al Hukmu was syariah 5:49=50
3. Kitab berjuang/Kitabul Jihad 29:69
4. Kitab Pendidikan/kitabut tarbiyah 3:79
5. Kitab Ilmu Pengetahuan/Kitabul ilm

Saturday, January 9, 2021

Melindungi Anak Dari Zina

Mengingat saat ini seringkali kita mendengar berita" kriminal yg terkait zina, spt pencabulan, pemerkosaan dll. Na'udzubillah tsumma na'udzubillah. Jadi anak laki" maupun perempuan kita mintakan perlindungannya kepada Alloh sedari kecil utk keselamatan kemaluannya dari berbagai perbuatan maksiat.





Awali membaca Innallaha 'ala kulli syai'in qodiir. Atau boleh Asmaul Husna maupun bershalawat. Intinya memuja muji Alloh terlebih dahulu sebelum berdoa.





Utk doa agar anak terjaga kemaluannya dari perbuatan zina ada bbrp :

Allahummaghfir zanbahu, wa tohhir qalbahu, wa hassin farjahu (Ya Allah ampunkanlah dosanya, bersihkanlah/ sucikanlah hatinya –dari memikirkan sesuatu maksiat— dan jagalah kemaluannya dari melakukan zina,” (HR. Ahmad).






اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ سَمْعِى وَمِنْ شَرِّ بَصَرِى وَمِنْ شَرِّ لِسَانِى وَمِنْ شَرِّ قَلْبِى وَمِنْ شَرِّ مَنِيِّى

“Allahumma inni a’udzu bika min syarri sam’ii, wa min syarri basharii, wa min syarri lisanii, wa min syarri qalbii, wa min syarri maniyyi”





(artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari kejelakan pada pendengaranku, dari kejelakan pada penglihatanku, dari kejelekan pada lisanku, dari kejelekan pada hatiku, serta dari kejelakan pada mani atau kemaluanku). (HR. An-Nasa’i, no. 5446; Abu Daud, no. 1551; Tirmidzi, no. 3492. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)




Yang disebutkan dalam do’a di atas adalah dengan mani, yang maksudnya merujuk pada kenakalan kemaluan. Doa tersebut berarti meminta perlindungan pada Allah agar tidak terjerumus dalam zina atau terjerumus pula dalam perantara-perantara menuju zina seperti mulai dari memandang, menyentuh, mencium, berjalan, dan niatan untuk berzina dan semisal itu.





Dan perlu diketahui dari pendengaran, penglihatan, lisan, hati serta kemaluan itu sendiri adalah asal mulanya suatu kemaksiatan itu terjadi.
Wallahu a'lam

Karakteristik yang menjadikan orang mukmin beruntung

Karakteristik yang menjadikan orang mukmin beruntung:
1. Orang Yang Khusyuk dalam sholatnya.
2. Orang Yang Menjauhkan Diri Dari Perbuatan dan Perkataan yang Tidak Berguna
3. Orang Yang Menunaikan Zakat
4. Orang Yang Memelihara Kemaluannya
Doa yang tidak pernah ditinggal.
5. Orang Yang Memelihara Amanat dan Janjinya
6. Orang Yang Memelihara Sholatnya.
Orang yang memelihara sholatnya. contohnya ketika mendengar adzan berusaha untuk sholat tepat waktu. orang lalai, orang yang menunda waktu sholatnya. Ketika hambaku mengutamakan kepentinganKu, aku mengutamakan kepentingannya.
Imbalannya adalah surga firdaus.

Friday, January 8, 2021

Inilah Alasan Kenapa Warisan Laki-Laki Dua Kali dari Perempuan


Ustadz Dr. Awwaluz Zikri, Lc. MA

Dalam Al Quran Allah Subhanahu wa Ta’ala 
berfirman: “Allah mewasiatkan (memerintahkan) bagi kamu tentang anak-anakmu, bagi seorang anak laki-laki seperti dua bagian anak perempuan”. (QS. An Nisa’: ayat 11).

Berkatalah orang-orang yang tidak faham tanpa menjaga adab terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“mengapa Islam menzalimi wanita dan memberikan hak perempuan setengah hak laki-laki?”

Sebenarnya permasalahan ini bukanlah hal yang baru. Sebagaimana hal ini sebenarnya sudah lama dijawab oleh para ulama. 

Namun mungkin karena kita lebih gemar membaca tulisan-tulisan yang bersifat wawasan luas, sehingga kita hanya memiliki wawasan yang luas namun tidak mendalam. 

Sangat berbahaya bagi yang mengaku memiliki wawasan luas lalu berbicara sesuai dengan selera logikanya. Na’udzubillah.. kerusakan orang ini lebih parah daripada kebaikannya. 

Karena orang-orang seperti inilah yang biasanya meresahkan umat Islam. Apalagi ketika masyarakat yang mendengarnya hanya masyarakat awam yang tahu bahwa pernyataan orang tersebut salah, namun karena keterbatasan ilmu akhirnya lebih memilih diam. Wallahul musta’an…

Menjawab tuduhan ini tidak bisa dengan satu poin pembahasan saja. Namun ada beberapa muqaddimah yang perlu disampaikan hingga sampai kepada poin utamanya. 

Jawabannya adalah sebagai berikut:

⬛️1️⃣ Pertama: Pernyataan yang mengatakan “Islam adalah penindasan terhadap perempuan” sebenarnya tuduhan langsung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala 
pemilik agama, dan undang-undang ini, dan ini adalah hal yang tidak layak ketika seorang hamba mengaku beriman lalu menuduh Tuhannya yang bukan-bukan!

⬛️2️⃣ Kedua: Ketika awal mulanya datang agama Islam, adalah kaum hawa tidak pernah mewarisi, bahkan para wanita termasuk bagian dari harta warisan. Sehingga anak laki-laki sulung adalah yang paling berhak menikahi isteri ayahnya (ibu tiri). 

Islam datang justru memuliakan wanita, mengharamkan anak laki-laki menikahi ibu tiri mereka seperti dalam Al Quran surat An Nisa: ayat 22. 

Bahkan dalam ayat tersebut Allah Subhanahu wa Ta’ala mensifatkan pekerjaan menikahi ibu tiri adalah hal yang memalukan dan sebuah kekejian dan seburuk-buruk cara.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir 2/245: Ketika Abu Qais meninggal dunia Qais anaknya mendatangi isteri Abu Qais (ibu tirinya) dengan tujuan hendak meminangnya. 

Sang ibu tiri mengatakan: Aku telah menganggapmu sebagai anak dan engkau adalah orang shalih di kaummu. Tunggulah hingga saya bertanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam.

Setelah mendatangi Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam ia berkata: sesungguhnya Abu Qais telah meninggal. Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam menjawab: “Khairan (baik)”. “Namun wahai Rasulullah, sesungguhnya anaknya Qais meminangku padahal ia adalah orang shalih di kaumnya. Bahkan aku telah menganggapnya sebagai anakku. Apa pendapatmu?” 

Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam 
menjawab: “Pulanglah kamu ke rumahmu”. Lalu turunlah ayat:

“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita yang telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh)”. (QS. An-Nisa’: 22).

Begitu pula diriwayatkan oleh Jabir bahwa: Saad bin Rabi’ رضي الله عنه syahid di perang Badar, ia meninggalkan dua anak perempuan dan seorang istri. 

Lalu saudara laki-lakinya merebut dan mengambil seluruh peninggalan/warisan si Sa’ad. 

Datanglah istri Saad mengadu kepada Nabi Shallallahu alaihi Wa Sallam menceritakan kondisi yang terjadi, dan warisannya telah didominasi paman mereka. 

Lalu Nabi Shallallahu alaihi Wa Sallam 
berkata: Belum diturunkan oleh Allah sesuatu apapun tentang urusan ini. Tak lama setelah peristiwa tersebut turunlah wahyu Allah Subhanahu wa Ta’ala. 

Nabi Shallallahu alaihi Wa Sallam 
bersabda: hentikan dan tahanlah harta Saad, sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala 
telah menurunkan ayat (An Nisa’: ayat 11 tsb). 

Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam memerintahkan kepada  saudara Saad tersebut untuk memberikan dua anak gadis Sa’ad dua pertiga, dan istri Sa’ad mendapat seperdelapan. 

Kemudian wahyu tentang warisan terus beriringan diturunkan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam. 
(HR. Abu Daud, At Tirmidzi dan Ibnu Majah: Tafsir Ibn Katsir 2/225).

⬛️3️⃣ Ketiga: Ayat: “Seorang laki-laki  memiliki hak dua kali hak dua perempuan” tidaklah secara mutlak dan tidak dalam semua kasus warisan. 

Kita menemukan bahwa Islam adakalanya menyamakan hak laki-laki dan perempuan, seperti dalam kasus orang tua. 

Jika seseorang meninggal dunia dan ahli warisnya adalah kedua orang tuanya dan seorang anak laki-laki, atau kedua orang tua dengan dua anak perempuan atau lebih. Dalam hal ini bagian ibu sama dengan bagian sang ayah, mereka berdua mengambil seperenam. (QS. An Nisa’: ayat 11). 

Demikian pula jika ahli warisnya adalah hanya saudara laki-laki dan saudari perempuan seibu (bukan sekandung atau seayah) mereka semua layak sepertiga dari warisan dan dibagi rata kepada mereka, tanpa ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. (QS. An Nisa’: 12).

Hak seorang laki-laki adalah hak dua perempuan dalam masalah ada anak laki-laki dan anak perempuan, saudara laki-laki dan saudari perempuan, dan istri mendapat jatah setengah dari jatah/bagian suami jika salah seorang mereka meninggal terlebih dahulu. 

Demikian juga dalam beberapa masalah jika ahli warisnya hanya ayah dan ibu saja, namun tidak semua karena adakalanya sang ayah mendapatkan bagian yang sama seperti yang didapatkan oelh sang ibu.

Secara global dalam masalah warisan laki-laki dan perbandingannya dengan perempuan  dapat disimpulkan sebagai berikut:

▶️ Hanya dalam 4 kondisi seorang wanita hanya mendapatkan setengah hak laki-laki.
Dalam banyak kondisi (sampai 30 kondisi) justeru wanita mendapatkan hak warisan yang sama dengan laki-laki.

▶️ Ada sepuluh kondisi wanita mendapatkan hak warisan lebih banyak dari laki-laki. Seperti jika ahli warisnya adalah ayah, ibu dan dua anak perempuan. Maka bagi anak perempuan mendapatkan dua pertiga warisan. Bahkan walau sang anak perempuan masih disusui belum mengenal ayahnya sama sekali.

▶️ Dan dalam banyak kondisi juga wanita mendapatkan harta warisan yang justeru laki-laki tidak mendapatkan apa-apa. Seperti jika ahli warisnya seorang anak perempuan, isteri, ibu dan paman. Maka paman tidak mendapatkan apa-apa.

▶️ Keempat: Mengapa diskriminasi ini? Mengapa kita hanya sibuk membicarakan masalah yang pertama yang hanya dalam 4 kondisi, lalu menutup mata dari puluhan dan ratusan permasalahan lain dalam warisan?

Kalaulah kita pun harus membicarakan masalah yang 4 kondisi ini marilah kita buka mata, fikiran dan hati kita: bukankah perbedaan ini berdasarkan perbedaan antara beban hidup ekonomi laki-laki dan beban perempuan? 

Tanggung jawab laki-laki dalam kehidupan rumah tangga dan sosial bukankah lebih besar dan lebih luas dalam pembahasan Islam dibandingkan dengan tanggung jawab wanita? 

Laki-laki (ayah atau yang bakal menjadi ayah) adalah kepala keluarga dan pengurus kaum wanita dan bertanggung jawab atas pengeluaran untuk seluruh anggota keluarga. 

Sementara perempuan dalam syari’at Islam tidak ditugaskan bahkan untuk pengeluaran diri mereka sendiri? Bukankah suatu keadilan, kemudian, bahwa keberuntungan warisan laki-laki lebih besar daripada banyak dari pada perempuan?

Lalu dimanakah letak kezhaliman Islam terhadap wanita terutama dalam masalah yang kita bahas ini? 

Hakikatnya besarnya hak karena besarnya tanggung jawab. Seorang laki-laki bertanggung jawab terhadap semua tanggungan keluarganya yang boleh jadi terdiri dari banyak wanitanya: isteri, ibunda, 2 anak perempuan atau lebih.

Lalu kita sibuk membincangkan kenapa dia menerima dua kali lebih besar dari jatah anak perempuan?

Wallahul Musta’an….

🟥 Materi ini di repost ulang oleh Group Kajian WA ISLAMADINA. ▶️ Admin 0811106811.           

🟥 Follow Instagram @kajianislamadina        

🟥 Silahkan disebarkan. Silahkan bergabung dalam WA group “Kajian ISLAMADINA”    

▶️ Click https://chat.whatsapp.com/Iu6R2ct3K5wCjEDAWy0PoO