💎 Mutiara Riyadush Shalihin
02. Berawal dari Keberkahan
💠 Darimana Riyadush Shalihin berasal?
Buku ini berasal dan lahir dari seorang ulama besar. Ulama yang diakui oleh dunia. Beliau bernama Al-Imam Abu Zakaria Yahya bin Syaraf bin Murii bin Hasan bin Husain bin Muhammad atau Al Imam An Nawawi Rahimahullahu ta’ala. Ulama yang banyak sekali dipuji dan dikagumi oleh umat dan para ulama besar di seluruh dunia.
Terlalu banyak pujian dari umat kepada beliau.
Cukuplah kita nukilkan sedikit Pujian dari beberapa Ulama besar tentang beliau..
💠 Al Imam Ad Dzahabi mengatakan bahwa beliau adalah Syeikhul islam, Al Imam Al Qudwah, – Seorang Imam besar, teladan bagi kita semua; Az Zahid -- orang yang zuhud ; Al Hafidz, Al Abid -- orang yang rajin beribadah. Al Faqih -- pakar fikih yang luar biasa. Al Mujtahid Ar Rabbani -- beliau adalah mujtahid mutlak, maqom tertinggi dalam ilmu fiqih (level tertinggi dalam ilmu fiqih). Penulis buku buku yang diterima oleh umat dari ujung dunia ke ujung dunia lain..
💠 Al Imam Al Yafi’i mengatakan bahwa beliau adalah Syeikhul Islam, Muftil Anam Al Muhadist, Al Mutqin -- beliau adalah syeikhnya umat islam, muftinya seluruh umat islam (pemberi fatwa), seluruh manusia (terlepas apapun madzhabnya). Al Bahru Al Mufiid Al Qaribul Al bait -- Lautan yang manfaatnya dapat dinikmati oleh orang-orang yang dekat dan yang jauh..
💠 Imam Ibnu Katsir mengatakan bahwa beliau adalah Al Imam Al ‘Alamah Syeikhul Madzhab -- Guru besar madzhab Syafi’i..
Dan terbukti, hingga sampai saat ini kita bisa menikmati karya-karya beliau. Dari tahun 600an hingga 1400an kini kita menikmati ilmu beliau, amalan hati beliau, akhlak beliau.
Beliau adalah ulama besar yang berasal dari madzhab Syafi’I (Tokoh besar madzhab Syafiiyah) yang sangat layak diambil fatwa-fatwanya..
💠 Mengapa kita perlu mengangkat keterangan ulama tentang beliau?
Karena islam agama kita selalu mengajak kita belajar dari yang terbaik. Mulai dari generasi terbaik.
QS At Taubah : 100
"Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah."
Ayat ini tentang Pujian dan ridho Allah kepada yang mengikuti para sahabat. Mengapa? karena merekalah manusia terbaik setelah Nabi dan Rasul.
"Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.” (HR Bukhari)
Jika kita berlomba ingin masuk univ ternama, terbaik nomor satu, mengapa tidak kita terapkan juga untuk agama kita? Bagaimana untuk akhirat kita? yang menentukan surga neraka kita, menentukan ketenangan, kebahagiaan kita.. maka belajarlah dari yang terbaik.
Maka yang terbaik adalah para sahabat, dan para ulama setelahnya. Dan salah satu ulama terbaik, adalah Al Imam An Nawawi.
💠 Kehidupan dan karya-karya beliau begitu ajaib. Riyadhus Shalihin hanya 1 dari karya beliau, dan salah satu yang terbaik dari segi penyebaran.
Sebagian ulama mengatakan, beliau mewariskan 69 – (ada yang bilang juga 100) kitab. Yang hampir kesemuanya adalah masterpiece (mahakarya)… dan menjadi rujukan dunia hingga saat ini. Mengalahkan jutaan buku yang lain.
Riyadhus Shalihin – merupakan buku dasar hadist terbaik di dunia, kaidah dasar agama terbaik didunia. Di dalamnya terhimpun intisari petunjuk nabawi yang dibutuhkan seorang muslim untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Karya besar lainnya diantaranya Hadist arbain, Raudhatuth Thalibin (1 buku yang berjilid jilid). Al-Majmu` Syarhul Muhadzdzab (buku terbaik di dunia dalam ilmu fiqih jika selesai, namun tidak selesai karena beliau wafat). At-Tibyan fi Adab Hamalah al-Quran, adab menuntut ilmu ahli Quran, dan masih banyak mahakarya beliau lainnya.
💠 Sebagian ulama ada yang mengatakan, beliau start belajar agama di usia 19 tahun (belum mulai menulis buku). Beliau mulai menulis buku di usia sekitar 30an tahun. Itulah keajaiban. Dan itulah yang dinamakan keberkahan. Dalam waktu yang relatif singkat, beliau dapat menghasilkan berbagai karya masterpiece dunia Islam.
Hidup beliau berkah hingga hari ini. Semua menikmati karya karyanya. Padahal usia beliau, kurang lebih hanya 45 tahun (631-676 M). Tapi karya dan warisannya luar biasa.. Allahu akbar..
Beliau memiliki keberkahan dalam waktu, ilmu, dan usianya.
💠 Sebagian ulama mengatakan beliau adalah sosok yang sabar dalam menjalani kerasnya hidup. Di banyak fase kehidupannya, beliau bisa hanya makan sehari sekali.. makan hanya dengan roti yang keras dan buah tin.
💠 Karya karya yang beliau hasilkan dengan taufik Allah, bukan dari kehidupan yang lapang dan mewah.
Beliau melewati fase fase yang sangat sulit, namun berhasil membuka pintu keberkahan. dan Allah berkahi beliau sehingga menghasilkan karya-karya luar biasa.
Mengetahui cerita tentang beliau adalah salah satu cara untuk membangun moral kita.
Sehingga kita bisa meneladaninya. Karena kunci-kunci tersebut bukan hal yang mustahil untuk kita adaptasi meski level kita tidak seperti beliau.
💠 Apa kunci kunci beliau sehingga meraih keberkahan ilmu dan waktu?
Apa yang beliau lakukan semasa hidup beliau?
Bagaimana cara mendapatkan keberkahan tersebut?
bersambung..
▪️▪️▪️
Sari Kajian Youtube oleh Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri.
▶️ Link Materi Kajian:
https://www.youtube.com/watch?v=4AdGaNVQt0c&t=2s
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
💎 Ramadhan 1442 H, Day 2
MT Al Madani
IG: @mtalmadani125
FB: Majelis Taklim Al-Madani
Catatan ini disusun secara singkat dan penuh dengan kekurangan.
Mohon dapat diikuti kembali rekaman kajian untuk mendapatkan keutamaan materi dan ilmunya.
kesempurnaan hanya milik Allah subhanahu wata'ala.
💎💎💎







0 komentar:
Post a Comment